
Polda NTT tangkap pelaku utama kasus TPPO 15 WNA Bangladesh

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) berasil menangkap tersangka utama dalam kasus tindak pidana penyelundupan manusia (TPPO) terhadap 15 WNA Bangladesh yakni pelaku berinisial PT atau Panji di Bali (30/1).
"Pelaku ditangkap di Bali pada Kamis (30/1) dan hari ini diterbangkan ke Kupang untuk diperiksa lebih lanjut di Polda NTT," kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra di Kupang, Jumat.
Dia juga menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang telah melakukan penyelidikan sejak November 2024.
Pada November 2024, dua anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia bersama Panji menyelundupkan 41 warga negara Bangladesh menggunakan sebuah kapal melalui perairan Indonesia menuju Australia tanpa dokumen perjalanan resmi dan tanpa melalui tempat pemeriksaan imigrasi.
Baca Juga : SBMI Dampingi 3 Korban TPPO Hadapi Gugatan Perdata di Pengadilan Negeri Lampung Timur
Dalam perjalanan, kedua ABK Indonesia melarikan diri menggunakan speedboat, meninggalkan kapal dan sejumlah WNA itu sehingga kapal dikendalikan oleh salah satu WNA Bangladesh.
Namun, saat mendekati perairan Christmas Island, kapal tersebut dicegat oleh Australia Border Force (ABF), sehingga 15 WNA Bangladesh dari 41 orang lainnya dipulangkan ke Indonesia dengan kapal yang dikemudikan oleh Panji.
Setibanya di Indonesia, Panji menurunkan 15 WNA Bangladesh di Pantai Hena, Desa Kolobolon, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, sebelum melarikan diri menggunakan kapal tersebut.
Setelah melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Polda Bali, tim gabungan TPPO Polda NTT yang dipimpin oleh AKP Yance Y. Kadiaman, melacak keberadaan tersangka di Kabupaten Karangasem, Bali. "Yang bersangkutan diamankan saat sedang menawar perahu kano buatan warga sekitar Karangasem, Bali," ujarnya.
Saat ini, Panji sedang diperiksa oleh tim penyidik Ditreskrimum Polda Nusa Tenggara Timur untuk penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut. *
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.


