VOICE Indonesia
Daerah

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya

Farhan Sunday Mahardika - VOICEIndonesia.co
1001003043.jpg
Kapolsek Gubeng Surabaya AKP Eko Sudarmanto Memberikan Keterangan Pada Sejumlah Awak Media

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Polsek Gubeng masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran lantai 5 gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) RSUD Dr Soetomo, Surabaya. Dalam peristiwa tersebut seorang pasien meninggal dunia.

Korban meninggal dunia seorang pasien berinisial, S, 46, warga Desa Kapuan, Cepu, Blora. Sementara untuk semua pasien di gedung PPJT sudah dievakuasi semua ke gedung lain di RSUD Dr Soetomo.

"Masih diselidiki lebih lanjut (terkait penyebab). Sementara belum masuk (Tim Inafis). Nunggu penyerahan dari pemadam. Nanti kalau sudah dinyatakan clear oleh pemadam baru kita cek penyelidikan ya," ujar Kapolsek Gubeng Kompol Eko Sudarmanto, Jumat (15/5).

Ia menambahkan, apabila diperlukan nantinya penyelidikan akan melibatkan Tim Labfor Polda Jatim. "Informasi tadi ada satu meninggal ada yang kritis. Sementara masih ditangani oleh pihak rumah sakit. Kewenangan pihak rumah sakit," terangnya.

Sebelumnya, seorang pasien meninggal dunia dan satu orang kritis akibat kebakaran lantai 5 ruang bedah jantung gedung pusat pelayanan jantung terpadu (PPJT) Rumah Sakit Dr Soetomo, Surabaya Jumat (15/5) pagi.

Ketua Tim Operasional Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya Trianjaya mengatakan, petugas menerima laporan kebakaran di ruang bedah jantung lantai 5 RSUD Dr Soetomo Surabaya pukul 06.33.

Sebanyak 13 Unit Tempur dan 2 Unit Brontoskylift 55 meter serta 42 meter dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Api pokok padam sekitar pukul 07.35.

"Tadi sempat dievakuasi ada dua dari lantai 6. Kondisi satu kritis dan satu MD (meninggal dunia). Nanti bisa dikroscek lagi ke RSUD Dr Soetomo. Untuk lainya Alhamdulillah sempat dievakuasi sebelum membesar dievakuasi PMK dan Tim dari RSUD Dr Sutomo," ujarnya ditemui di lokasi, Jumat (15/5).

Ia menambahkan untuk pasien yang meninggal dunia dan kritis diduga akibat menghirup asap. Untuk jumlah total pasien yang dievakuasi data jelas belum diketahui. Pihaknya menegaskan untuk titik api diduga berada di lantai 5. Namun pastinya darimana masih dilakukan pengecekan. "Dugaan awal korsleting listrik," tegasnya.(fsm)

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.