VOICE Indonesia
Daerah

Remitansi PMI NTB Anjlok di 2025, Meski Jumlah Pekerja di Luar Negeri Tembus 25 Ribu

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Remitansi PMI NTB Anjlok di 2025, Meski Jumlah Pekerja di Luar Negeri Tembus 25 Ribu
Remitansi PMI NTB Anjlok di 2025, Meski Jumlah Pekerja di Luar Negeri Tembus 25 Ribu
VOICEINDONESIA.CO, Mataram - Pengiriman uang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami penurunan pada 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat remitansi PMI di NTB sepanjang tahun lalu mencapai Rp221,46 miliar, turun 0,77 persen atau setara Rp1,71 miliar dibanding tahun sebelumnya. Ketua Tim Statistik Harga BPS NTB, Muhammad Ahyar mengungkapkan total remitansi tahun 2024 mencapai Rp223,17 miliar. Penurunan ini terjadi meski jumlah PMI NTB yang berangkat secara legal pada 2025 tercatat mencapai 25.062 orang, dengan Malaysia sebagai tujuan utama sebanyak 23.685 pekerja. Remitansi PMI NTB disalurkan melalui dua jalur utama, yakni Bank Indonesia (BI) yang mencatat Rp111,84 miliar dan Pos Indonesia sebanyak Rp109,64 miliar. Data menunjukkan lebih dari 60 persen remitansi melalui Pos Indonesia ditujukan ke Kabupaten Sumbawa dan Lombok Timur. "Total remitansi tahun 2024 sebesar Rp223,17 miliar, sedangkan tahun 2025 sebesar Rp221,46 miliar," papar Ahyar di Mataram, Senin (2/2/2026). Pada Desember 2025, BPS mencatat remitansi melalui Bank Indonesia sebanyak Rp6,67 miliar. Arab Saudi menjadi negara asal remitansi terbesar dengan nilai Rp1,89 miliar atau 28,39 persen, disusul Malaysia Rp1,80 miliar atau 27,02 persen, dan Jepang Rp549,79 juta atau 8,24 persen. Daerah tujuan remitansi di NTB yang dikirim lewat Bank Indonesia didominasi Kabupaten Sumbawa 35,87 persen, Kabupaten Bima 20,63 persen, Kota Mataram 15,37 persen, dan Kabupaten Lombok Tengah 14,61 persen. Sedangkan melalui Pos Indonesia, Kabupaten Sumbawa menerima 35,33 persen dan Lombok Timur 30,89 persen. Baca Juga : Dalam Dua Pekan Terakhir, Ribuan WNI di Kamboja Minta Dipulangkan  "Lebih dari 60 persen remitansi yang dikirimkan melalui Pos Indonesia ditujukan kepada Sumbawa dan Lombok Timur," pungkas Ahyar. Pengiriman remitansi PMI NTB melalui Pos Indonesia pada Desember 2025 tercatat Rp21,47 miliar. Kabupaten Lombok Barat menjadi daerah tujuan ketiga terbesar dengan porsi 9,15 persen dari total remitansi melalui jalur pos. BP3MI NTB mencatat kontribusi terbesar PMI berasal dari Kabupaten Lombok Timur sebanyak 12.029 orang, disusul Lombok Tengah 7.156 orang, Lombok Barat 4.625 orang, Lombok Utara 702 orang, dan Kota Mataram 637 orang. Selain Malaysia, negara tujuan penempatan lainnya adalah Brunei Darussalam 387 orang, Singapura 288 orang, Jepang 286 orang, dan Arab Saudi 135 orang. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Ekstradisi Atau Represi: Jangan Manjakan Kriminal Siber Baca Berita Lainnya di Google News

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#BPS NTB#PMI#remitansi PMI
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.