
Ricuh Demonstrasi Bertajuk "Indonesia Gelap" di Depan Gedung DPRD Jatim

VOICEINDONESIA.CO,Surabaya – Kericuhan mewarnai Aksi demonstrasi ribuan mahasiswa di depan Gedung DPRD Jawa Timur pada Senin (17/2/2025). Bentrokan antara mahasiswa dan aparat kepolisian tak terhindarkan setelah demonstrasi yang awalnya berjalan tertib berubah menjadi tak terkendali. Aparat kepolisian terpaksa menggunakan water cannon untuk membubarkan massa yang menolak membubarkan diri.
Kericuhan bermula ketika demonstrasi yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi anarkis. Mahasiswa yang sebelumnya menyuarakan aspirasinya dengan tertib, mulai melempari petugas dengan batu dan botol. Hal ini membuat aparat kepolisian yang berjaga kewalahan dan berusaha membubarkan massa dengan water cannon.
Namun, upaya tersebut justru memicu reaksi keras dari mahasiswa. Mereka berusaha melawan balik dengan lemparan batu dan botol yang lebih intensif, membuat situasi semakin memanas dan tidak kondusif. Kericuhan antara kedua belah pihak pun tak terelakkan. Aparat keamanan berupaya mengamankan situasi dan membubarkan massa dengan tegas, namun mahasiswa tetap bertahan dan melawan.
Baca Juga : Waspada….!!! Pemkab Sidoarjo Ingatkan Warga Maraknya Penipuan Aktivasi IKD
Hingga saat ini, jumlah korban luka akibat kericuhan tersebut masih belum diketahui secara pasti. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap para korban.
Rumah Sakit terdekat dilaporkan telah menerima sejumlah korban luka-luka yang sebagian besar merupakan mahasiswa peserta demonstrasi. Kondisi di sekitar Gedung DPRD Jawa Timur masih tegang dan dijaga ketat oleh aparat keamanan.
Belum diketahui secara pasti penyebab utama kericuhan ini. Namun, dugaan sementara menyebutkan bahwa ketegangan meningkat setelah aparat kepolisian berusaha membubarkan massa dengan water cannon. Mahasiswa yang merasa tindakan tersebut berlebihan kemudian melakukan perlawanan. Adapun oknum diduga pelaku provokasi tengah diamankan oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi kejadian dan jumlah korban dari kericuhan tersebut.(joe)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.


