
Jalan Sehat Tahun Baru Islam 1448 H di Masjid Al Akbar Berakhir Ricuh

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Acara yang dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu diikuti 20.000 peserta. Sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat sudah memadati area Masjid Al Akbar untuk mengikuti jalan sehat dengan rute mengelilingi kawasan sekitar masjid Al Akbar.
Kericuhan awal terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di posko pembagian kupon sekitar area masjid. Warga berdesakan karena antrean tidak tertib dan kupon terbatas. Akibatnya, sejumlah peserta pingsan karena aksi saling dorong untuk mendapat kupon undian. Tim medis yang siaga langsung memberikan pertolongan di lokasi kejadian.
Situasi makin memanas saat menjelang sesi pengundian hadiah di panggung utama. Peserta yang kecewa karena tidak mendapat kupon mulai marah. Sebagai bentuk kekecewaan terhadap panitia kotak kupon di samping panggung digulingkan massa peserta jalan sehat. Petugas keamanan dan panitia langsung berusaha meredam kericuhan agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Aparat dibantu panitia terlihat menenangkan para peserta jalan sehat untuk tidak emosi dan bisa mengendalikan diri.
“Saya dari subuh di sini, dorong-dorongan sampai pusing. Teman saya tadi ada yang pingsan, terus kotaknya juga sempat jatuh karena didorong orang. Kecewa karena hadiah umroh yang ditunggu tidak jadi diundi,” kata Elsa, salah satu peserta jalan sehat asal sidoarjo.
Menanggapi kejadian tersebut, perwakilan panitia akhirnya naik ke atas panggung sekitar pukul 11.00 WIB untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh peserta.
“Kami mewakili panitia mohon maaf sebesar-besarnya. Jumlah peserta di luar prediksi kami, sementara kupon dan hadiah terbatas sesuai dukungan sponsor. Kejadian peserta pingsan dan kotak kupon terjatuh jadi evaluasi besar bagi kami. Ke depan sistem distribusi kupon akan kami perbaiki,” ujar perwakilan panitia di hadapan massa.
Petugas keamanan yang berjaga bersama panitia terus menenangkan massa. Sekitar pukul 12.20 WIB, situasi berangsur kondusif setelah panitia memberikan penjelasan dan aparat membantu mengurai kerumunan.
Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam acara tersebut tidak berkomentar soal kericuhan. Dalam sambutannya, Khofifah mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 H untuk hijrah ke arah yang lebih baik dan terus menjaga kerukunan.
“Semangat hijrah harus kita wujudkan dalam kebersamaan dan kepedulian. Mari jaga Jawa Timur tetap aman dan rukun,” kata Khofifah di hadapan peserta.(joe)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.


