VOICE Indonesia
Daerah

Sekdaprov Jatim Sebut Kerusakan Grahadi Rugikan Masyarakat

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.co
1262634.jpg
Mobil water Cannon memadamkan api di tengah massa aksi depan gedung negara grahadi

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, meninjau langsung kondisi Gedung Negara Grahadi setelah sejumlah fasilitas mengalami kerusakan akibat aksi demonstrasi Jumat Malam 26 Juni 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan sekaligus melihat dampak kerusakan yang ditinggalkan massa aksi.

Adhy mengaku prihatin atas kerusakan yang terjadi, terlebih Gedung Negara Grahadi saat ini masih menjalani proses renovasi pasca kebakaran yang melanda bangunan bersejarah tersebut pada tahun lalu. Menurutnya, insiden terbaru ini menjadi pukulan tersendiri di tengah upaya pemerintah menyelesaikan rehabilitasi gedung.

"Ini sangat kami sayangkan. Saat ini kami masih fokus menyelesaikan perbaikan Grahadi setelah kebakaran tahun lalu. Namun sekarang kembali terjadi kerusakan akibat aksi demonstrasi," ujar Adhy saat berada di lokasi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang dinilai mampu mengendalikan situasi sehingga kondisi di sekitar Grahadi kembali aman dan kondusif. Adhy berharap aksi serupa tidak kembali berujung pada perusakan fasilitas publik.

"Terima kasih kepada aparat kepolisian yang telah mengamankan situasi sehingga keadaan bisa kembali terkendali. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi," katanya.

Menurut Adhy, Gedung Negara Grahadi bukan sekadar bangunan pemerintahan, tetapi juga menjadi simbol Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memiliki nilai sejarah dan harus dijaga bersama. Kerusakan terhadap aset negara, lanjutnya, pada akhirnya akan menjadi beban masyarakat karena membutuhkan anggaran untuk proses perbaikan.

"Jika bangunan negara mengalami kerusakan, maka yang dirugikan adalah seluruh masyarakat Jawa Timur. Grahadi merupakan simbol pemerintahan daerah yang menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaganya," tegasnya.

Adhy menjelaskan, hingga kini proses renovasi Grahadi masih berlangsung. Sejumlah bagian bangunan masih dipasangi rangka besi sebagai bagian dari pekerjaan rehabilitasi pasca kebakaran. Karena itu, ia berharap seluruh pihak dapat ikut menjaga keamanan kawasan agar proses perbaikan dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

"Kami berharap renovasi Gedung Negara Grahadi segera rampung dan tidak lagi terganggu oleh kejadian serupa di kemudian hari," katanya.(joe)

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.