VOICE Indonesia
Daerah

Tekan Pengangguran, Pemprov DKI Fasilitasi Magang 200 Lulusan SMA

Afifah - VOICEIndonesia.co
Ilustrasi sejumlah lulusan SMA magang
Foto: Ilustrasi sejumlah siswa sedang magang(Foto: dok./voiceindonesia.co/ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Sebanyak 200 lulusan SMA sederajat di Jakarta Barat mulai mengikuti program magang dalam negeri yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Program yang bertujuan menekan angka pengangguran ini akan berlangsung selama enam bulan, terhitung mulai 4 Mei hingga 31 Oktober 2026.

Kepala Suku Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Barat, Jackson D. Sitorus, menjelaskan bahwa para peserta di wilayahnya dibagi ke dalam dua gelombang.

Sebanyak 120 orang masuk pada gelombang pertama, sementara sisanya akan menyusul pada gelombang kedua di bulan Juni 2026 mendatang.

"Ada 13 perusahaan di Jakarta Barat yang terlibat dalam program ini. Selama enam bulan magang, mereka akan didampingi mentor untuk belajar sambil bekerja," ujar Jackson di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Selama masa pemagangan, setiap peserta akan mendapatkan uang saku sebesar Rp2,5 juta per bulan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM), serta sertifikat keahlian.

Meskipun program ini memberikan pengalaman profesional, Jackson menyebutkan bahwa proyeksi penyerapan tenaga kerja permanen berada di angka 30 persen berdasarkan hasil evaluasi perusahaan nantinya.

Secara keseluruhan, program magang tahun anggaran 2026 ini diikuti oleh 1.000 peserta di seluruh wilayah DKI Jakarta yang berhasil tersaring dari sekitar 10.000 pendaftar.

Untuk mendukung program ini, Pemprov DKI Jakarta menggandeng total 67 perusahaan dengan alokasi anggaran mencapai Rp15 miliar yang bersumber dari APBD 2026.

Pemerintah berharap melalui skema belajar sambil bekerja ini, para lulusan baru memiliki daya saing yang lebih kuat dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

Sertifikat yang diperoleh diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi peserta untuk melanjutkan karier, baik di perusahaan tempat magang maupun instansi lainnya. (af)

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.