VOICE Indonesia
Daerah

Tradisi Es Tape Ketan Hitam, Sajian Khas Lebaran di Mojokerto

Joko Hermanto - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Tradisi Es Tape Ketan Hitam, Sajian Khas Lebaran di Mojokerto
Tradisi Es Tape Ketan Hitam, Sajian Khas Lebaran di Mojokerto

VOICEINDONESIA.CO, Mojokerto - Momen Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan hidangan khas yang menjadi tradisi bagi umat Muslim. Di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, terdapat kuliner khas yang masih disajikan secara turun-temurun sejak puluhan tahun silam.

Salah satunya adalah tradisi menyantap es tape ketan hitam di Desa Kembangringgit, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Minuman tradisional ini menjadi suguhan khas yang disediakan oleh salah satu warga setempat, Solehah, setiap Hari Raya Idulfitri.

Es tape ketan hitam disajikan kepada para tamu dan kerabat yang datang untuk bersilaturahmi. Solehah menuturkan bahwa minuman ini merupakan hasil fermentasi tape ketan hitam yang dicampur dengan gula merah cair.

Untuk melengkapi cita rasa, minuman ini disajikan dengan santan dan lontong ketan, yang oleh warga setempat disebut lepet. Agar lebih segar, es batu ditambahkan sebelum disajikan.

"Kami selalu memasak tape ketan hitam setiap Hari Raya Idul Fitri. Ini sudah menjadi kebiasaan bertahun-tahun," ujar Solehah.

📖 Baca Juga ↗Diduga korban TPPO Kerja 24 Jam, TKW Asal Karawang Minta Pulang

Es tape ketan hitam sangat cocok disantap pada siang hari. Selain rasanya yang khas, minuman ini dapat dinikmati dalam kondisi dingin maupun hangat untuk menyambut tamu yang datang bersilaturahmi saat Lebaran.

Salah satu warga, Eky Saputra (18), asal Kecamatan Mojosari, mengaku bahwa silaturahmi saat Lebaran terasa kurang lengkap tanpa suguhan es tape ketan hitam.

Ia selalu menyantap minuman ini setiap Lebaran tiba, terutama dalam kondisi dingin, yang memberikan kesegaran setelah berkunjung ke beberapa tempat.

"Ini sudah menjadi tradisi saat Hari Raya. Setiap tamu yang datang pasti disuguhkan es tape ketan hitam," ungkapnya. Eky menambahkan bahwa tradisi ini telah berlangsung sejak lama di keluarganya, bahkan sejak ia masih kecil.

"Dari saya kecil, sudah selalu disuguhkan seperti ini," tambahnya. Tradisi menyajikan es tape ketan hitam di desa ini telah dilakukan sejak puluhan tahun lalu.

Konon, nenek moyang mereka mulai memasak tape ketan hitam sebagai hidangan untuk tamu yang berkunjung ke rumah saat Lebaran. Hingga kini, tradisi tersebut masih tetap lestari sebagai bagian dari budaya masyarakat setempat.(joe)

Ringkasan AI

# Rangkuman Berita Es tape ketan hitam adalah minuman tradisional khas Lebaran di Desa Kembangringgit, Mojokerto, Jawa Timur, yang dibuat dari fermentasi tape ketan hitam yang dicampur gula merah cair, santan, dan lontong ketan, kemudian disajikan dingin dengan es batu. Tradisi ini telah diwariskan turun-temurun sejak puluhan tahun lalu oleh nenek moyang masyarakat setempat sebagai hidangan untuk menjamu tamu yang bersilaturahmi saat Lebaran. Minuman ini dianggap penting dan menjadi pelengkap utama dalam perayaan Idulfitri di daerah tersebut karena rasanya yang khas dan menyegarkan.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.