
Pemain Persebaya Ziarah ke Makam Pendiri Klub

VOICEINDONESIA.CO, Surabaya – "Setiap tahun, setiap ulang tahun, selalu berziarah ke makam pendiri Persebaya. Artinya, kita itu jangan sampai melupakan sejarah, kita harus tetap respect, menghormati yang cikal bakal salah satu pendiri Persebaya Surabaya," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga memanjatkan doa untuk almarhum M. Pamoeji sekaligus memohon keberkahan bagi perjalanan Persebaya yang kini memasuki usia ke-99 tahun. "Kita membaca Surat Al-Fatihah, semoga beliau tetap langgeng, tenang di sisi-Nya, dan keberkahan selalu bersama kita, khususnya tim Persebaya," ucapnya melanjutkan.
Menurut Uston, Persebaya merupakan klub yang memiliki sejarah panjang dan penuh prestasi. Karena itu, ia berharap usia yang semakin matang dapat diiringi dengan pencapaian yang lebih baik di masa mendatang.
"Tentunya Persebaya adalah salah satu tim legendaris, tim yang tua karena sudah berusia 99 tahun, dan tim yang syarat prestasi, syarat dengan perjuangan juga," katanya.
Senada dengan itu, pemain Persebaya, Rachmat Irianto, menilai tradisi ziarah menjadi cara untuk menjaga penghormatan kepada para pendiri yang telah meletakkan dasar bagi klub kebanggaan masyarakat Surabaya tersebut. "Ini sebagai tradisi untuk tim Persebaya. Jadi, paling tidak kita menghormati pendiri Persebaya Surabaya," ucapnya.
Di tengah suasana peringatan hari jadi klub, Rachmat juga menegaskan bahwa Persebaya tetap membawa target besar pada musim ini. Meski usia ke-99 tidak memiliki makna khusus baginya secara pribadi, ia memastikan seluruh tim memiliki ambisi yang sama untuk meraih gelar juara.
"Angka 99 memang tidak ada yang spesial ya. Tapi bagaimana pun dalam tim pasti ada target, tentu kami ingin jadi juara tahun ini," katanya.
Putra legenda Persebaya, almarhum Bejo Sugiantoro, itu mengakui persaingan menuju gelar tidak akan mudah karena setiap tim juga memiliki target serupa. Namun, ia optimistis peluang tersebut bisa diwujudkan apabila seluruh pemain memiliki semangat dan tujuan yang sama.
"Jelas tidak mudah karena tim lain juga mempersiapkan. Tidak hanya Persebaya yang ingin juara, semua tim juga ingin juara. Tapi jika teman-teman punya motivasi yang tinggi, tekad yang sama, tujuan yang sama, insya allah bisa menuju juara tersebut," tuturnya.
Selain Uston Nawawi dan Rachmat Irianto, ziarah juga diikuti oleh Toni Firmansyah, Arief Catur Pamungkas, dan Koko Ari Araya. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-99 Persebaya sebelum klub memasuki usia satu abad pada tahun depan.(joe)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.


