VOICE Indonesia
Nasional

Program 3 Juta Rumah Mulai Bergerak, 129.000 Hektare Lahan Disiapkan

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Ilustrasi kepemilikan rumah dengan miniatur hunian dan kunci rumah di tangan, menggambarkan program pemerintah dalam memperluas akses perumahan bagi masyarakat melalui Program 3 Juta Rumah.
Ilustrasi Pembangunan rumah subsidi dalam program perumahan nasional pemerintah.(Foto: Voiceindonesia.co)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman bergerak menyusun sistem digitalisasi BSPS dari hulu ke hilir. Pengusulan hingga verifikasi sudah berjalan digital, dan ke depan seluruh proses akan sepenuhnya tanpa kertas.

"Ke depan BSPS itu sudah full digitalisasi. Itu sudah kita siapkan dari sekarang," ujar Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP Fitrah Nur di Jakarta, Kamis (28/5/2026).

Fitrah menjelaskan para Tenaga Fasilitator Lapangan nantinya cukup menggunakan perangkat masing-masing saat melakukan verifikasi dan monitoring di lapangan. Foto kondisi rumah hingga progres pembangunan akan langsung masuk ke dalam sistem secara real time, memudahkan pengawasan dari pusat tanpa harus menunggu laporan manual.

Di sisi lahan, Kementerian ATR/BPN menyiapkan pasokan lahan besar-besaran untuk mendukung program perumahan nasional. Total indikasi lahan yang telah terdata mencapai lebih dari 129.000 hektare, tersebar di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi.

"Data awal kami menunjukkan terdapat sekitar 129.764 hektare lahan yang teridentifikasi. Namun, yang benar-benar potensial untuk dimanfaatkan saat ini sekitar 37.709 hektare," terang Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid.

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan lahan dari Kementerian ATR di 188 lokasi yang tengah dicek itu akan diprioritaskan untuk pembangunan rumah susun dan kota satelit. Tahun 2026, sebanyak 83 persen anggaran Kementerian PKP dialokasikan untuk program BSPS dengan target 400.000 unit rumah, dan pemerintah bahkan mengusulkan peningkatan target menjadi 2 juta unit pada tahun depan.

"Kami memiliki konsep sederhana untuk melaksanakan program 3 Juta Rumah. Kami ingin tanah untuk pembangunan rumah ini bisa tersedia," ujar Maruarar

Ringkasan AI

Pemerintah terus mengakselerasi Program 3 Juta Rumah. Dua langkah besar sekaligus disiapkan: digitalisasi penuh program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dan penyiapan lahan skala besar dari Kementerian ATR/BPN untuk pembangunan rumah susun dan kota satelit.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.