
Imigrasi tingkatkan kolaborasi pengawasan orang asing di Palangka Raya

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat kolaborasi program dalam upaya pengawasan orang asing di wilayah ibu Kota provinsi ini.
"Dalam rangka pelaksanaan Undang–Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, kami melaksanakan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) tingkat Kota Palangka Raya," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI, Mulyadi di Palangka Raya, Selasa.
Dia mengatakan, rapat tersebut juga bertujuan untuk berbagai data dan informasi mengenai perkembangan aktual dalam pelaksanaan pengawasan orang asing di Kota Palangka Raya.
"Masukan mengenai kendala atau permasalahan yang dihadapi berkenaan dengan keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Kota Palangka Raya juga menjadi pembahasan utama," katanya.
Baca Juga : Imigrasi Nunukan Gelar Pelayanan Eazy Paspor di Krayan
Selain itu, rapat Timpora ini juga untuk semakin menguatkan dan menyelaraskan tugas dan fungsi instansi terkait dalam pengawasan orang asing. Sehingga terjalin keterpaduan demi mewujudkan kepastian bahwa hanya orang asing yang bermanfaat yang dapat masuk dan berada di wilayah Kota Palangka Raya.
"Rapat ini kami juga membahas persiapan kegiatan operasi gabungan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat," kata Mulyadi.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palangka Raya Sahdin Hasan yang membuka Rapat Timpora itu mengatakan, keberadaan orang asing yang melakukan beragam kegiatan di wilayah hukum Indonesia perlu mendapat perhatian dan pengawasan berbagai pihak.
Untuk itu, koordinasi antar instansi terkait dalam rangka menyamakan persepsi, pengawasan kegiatan orang asing dan keberadaanya di Kota Palangka Raya harus terus diperkuat. "Sehingga setiap instansi terkait sesuai dengan bidang tugas dan regulasi yang ada dapat melakukan pengawasan terpadu," kata Sahdin.
Dia pun berharap, rapat Timpora itu dapat meningkatkan pertukaran informasi sehubungan dengan perlintasan, keberadaan, dan kegiatan orang asing di Kota Palangka Raya.
"Yang harus kita lakukan secara bersama-sama, agar data dan informasi tentang keabsahan, keberadaan dan kegiatan orang asing di daerah kita dapat diinventarisir dengan baik, dan dapat dilakukan deteksi dini terkait keamanan Kota Palangka Raya," katanya.
Turut sebagai pemateri pada kegiatan itu adalah Kepala Subseksi Intelijen Keimigrasian M paparan yang memaparkan isu aktual, data-data orang asing, serta antisipasi maupun pengamanan keimigrasian terkait keberadaan orang asing yang berada di Kota Palangka Raya.
Turut hadir pada rapat tersebut seperti pihak Polres Palangka Raya, Kejaksaan Negeri, BINDA, Kodim 1016 Palangka Raya, Kemenag, Satgas BAIS TNI, Kesbangpol Kota Palangka Raya, Disnaker Kota Palangka Raya, Satpol PP Kota Palangka Raya, Bea Cukai Palangka Raya dan sebagainya. (*)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga




Persoalan Geopolitik Makin Kompleks, Industri Maritim Nasional Wajib Diperkuat
7 Juli 2026 pukul 21.13
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.
