
KPK Bidik Perusahaan Rokok dalam Kasus Mafia Cukai, Haji Her Diperiksa

Baca Juga : KPK Mulai Selidiki Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Pekalongan "Penyidik masih terus melakukan pemeriksaan kepada para perusahaan rokok yang melakukan pengurusan pita cukai untuk kemudian bisa melakukan penjualan atau pendistribusian dari produk rokoknya," katanya di Jakarta, Jumat (10/4/2026). Budi menegaskan materi pemeriksaan berfokus pada kesesuaian mekanisme pengurusan cukai di lapangan dengan prosedur baku yang berlaku di Ditjen Bea Cukai. "Apakah sudah sesuai dengan prosedur baku yang ada di Ditjen Bea dan Cukai dalam pengurusan cukai tersebut atau seperti apa. Ini yang kemudian masuk ke materi pemeriksaan," ujarnya. Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada 4 Februari 2026 di lingkungan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. Pada 5 Februari KPK menetapkan enam tersangka dari 17 orang yang ditangkap yakni Rizal selaku Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai periode 2024 hingga Januari 2026, Sisprian Subiaksono, Orlando Hamonangan, serta tiga orang dari Blueray Cargo yakni John Field, Andri, dan Dedy Kurniawan. Pada 26 Februari KPK menambahkan Budiman Bayu Prasojo sebagai tersangka baru. Pendalaman kasus ini semakin menguat setelah penyidik menyita Rp5,19 miliar dalam lima koper dari sebuah rumah aman di Ciputat, Tangerang Selatan yang diduga bersumber dari praktik korupsi kepabeanan dan cukai. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga




Persoalan Geopolitik Makin Kompleks, Industri Maritim Nasional Wajib Diperkuat
7 Juli 2026 pukul 21.13
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.
