VOICE Indonesia
Hukum

Meutya buka peluang polisi 'bersih-bersih' judi online di Kemenkomdigi

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Meutya buka peluang polisi 'bersih-bersih' judi online di Kemenkomdigi
Meutya buka peluang polisi 'bersih-bersih' judi online di Kemenkomdigi

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid membuka peluang seluas-luasnya bagi aparat penegak hukum untuk melakukan 'bersih-bersih' praktik judi online di lingkup Kemenkomdigi.

"Tadi saya sudah berkoordinasi dengan Kapolri, dengan Kapolda. Intinya, mempersilakan untuk kepolisian membantu untuk bersih-bersih," kata Meutya Hafid saat memenuhi panggilan Presiden Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan Meutya menyikapi upaya kepolisian yang menangkap 11 oknum yang diduga terlibat dalam kasus judi online. Sebagian diantaranya merupakan pegawai Kemenkomdigi.

Dalam keterangannya, mantan jurnalis televisi itu telah memberi arahan kepada seluruh jajaran Kemenkomdigi untuk membantu seluruh upaya penyelidikan yang dilakukan Polri terkait tuduhan kasus tersebut.

"Kami sudah tekankan kepada jajaran internal untuk mendukung instruksi untuk mematuhi pakta integritas yang sebelumnya sudah kita bangun dengan jajaran kementerian untuk bersama-sama melawan judi online," katanya.

Baca Juga : Kementerian PPMI Diminta Pelajari Kasus WNI Operator Judi Online

Terhadap oknum yang terbukti salah melalui keputusan inkrah pengadilan, Meutya memastikan akan melakukan pemecatan secara tidak terhormat. Sedangkan, bagi para pegawai berstatus tersangka dalam kasus itu, akan dilakukan penonaktifan kerja sementara selama proses penyelidikan bergulir.

Meutya menambahkan, upaya kepolisian dalam mengungkap praktik judi online di lingkup instansi-nya merupakan bagian dari upaya bersih-bersih internal kementerian yang ia pimpin.

"Mohon doanya, mudah-mudahan jadi upaya baik untuk bersih-bersih sesuai arahan Presiden Prabowo untuk kita memerangi judi online," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap 11 tersangka kasus judi online yang melibatkan oknum pegawai Kemenkomdigi di Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Ini 11 orang, beberapa orang diantaranya adalah oknum pegawai Kemenkomdigi, antara lain ada juga staf-staf ahli dari Komdigi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Ade Ary menjelaskan, pegawai Kementerian Komdigi tersebut memiliki kewenangan untuk melakukan pengecekan web judi online hingga memblokir. Namun mereka menyalahgunakan wewenang dengan tidak memblokir situs judi online. *

Ringkasan AI

**Rangkuman Berita:** Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid membuka peluang luas bagi kepolisian untuk membersihkan praktik judi online di lingkungan Kemenkomdigi setelah 11 tersangka ditangkap, termasuk beberapa oknum pegawai kementerian. Meutya menjamin akan melakukan pemecatan tidak terhormat bagi pegawai yang terbukti bersalah dan penonaktifan sementara bagi yang berstatus tersangka selama proses penyelidikan berlangsung. Para pegawai tersebut diduga menyalahgunakan wewenang dengan tidak memblokir situs judi online meski memiliki akses untuk melakukannya.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Diduga Hendak ke Australia Secara Ilegal, 5 WNA Dicegat dan Dideportasi Imigrasi NTTImigrasi

Diduga Hendak ke Australia Secara Ilegal, 5 WNA Dicegat dan Dideportasi Imigrasi NTT

Afifah· 01 September 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.