
Pemerintah Jalankan Strategi Terpadu Untuk Atasi Judi Online

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Pemerintah akan menjalankan strategi terpadu yang mencakup kolaborasi lintas sektor dan pemanfaatan teknologi digital dalam upaya untuk mengatasi judiĀ online.
"JudiĀ onlineĀ bukan hanya merugikan perekonomian negara, tetapi juga memiliki dampak sosial yang luas. Oleh karena itu, kami memperkuat Desk Pemberantasan Judi Online dengan pendekatan berbasis teknologi serta kerja sama lintas sektor agar upaya ini berjalan lebih efektif," kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian di Jakarta pada Selasa.
Meutya menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pengawasan penggunaan ruang digital dalam upaya memberantas praktik judiĀ online.
Dalam pertemuan dengan Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan Wiranto di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital pada Senin (3/3), ia menyampaikan strategi pemerintah untuk menanggulangi judiĀ online.
Baca Juga : Polri Amankan 9 Tersangka Judi Online Jaringan Internasional
Ia menjelaskan bahwa dalam Rapat Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan pada November 2024 pemerintah menetapkan tujuhĀ deskĀ program prioritas Presiden Prabowo di bidang politik dan keamanan.
Kementerian Komunikasi dan Digital dalam hal ini bertanggung jawab menjalankanĀ DeskĀ Pemberantasan JudiĀ OnlineĀ sertaĀ DeskĀ Keamanan Siber dan Perlindungan Data Pribadi.
Wiranto mengatakan bahwa penanganan judiĀ onlineĀ harus dilakukan dengan strategi terpadu, yang meliputi penegakan hukum, pemblokiran akses, serta peningkatan literasi digital masyarakat.
"Kita harus bertindak cepat dan tegas dengan regulasi yang jelas serta penegakan hukum yang efektif untuk menutup celah peredaran judiĀ online," katanya.
Pertemuan dengan Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan juga membahas pentingnya peningkatan keamanan siber dan perlindungan data pribadi.
Wiranto menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, perusahaan teknologi, serta masyarakat diperlukan untuk mewujudkan ekosistem digital yang lebih aman dan terpercaya.
"Dengan adanya langkah konkret melaluiĀ DeskĀ Pemberantasan Judi Online danĀ DeskĀ Keamanan Siber dan Perlindungan Data Pribadi, diharapkan keamanan digital Indonesia semakin kuat serta mampu menghadapi ancaman di dunia maya dengan lebih efektif," katanya.
Pemerintah akan memperkuat regulasi serta menerapkan teknologi keamanan yang lebih canggih untuk mencegah kebocoran data dan mengatasi serangan siber terhadap institusi.
"Keamanan digital menjadi prioritas utama, terutama dalam melindungi data pribadi masyarakat dan infrastruktur penting nasional," kata Meutya. *
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
ā ļø Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga




Persoalan Geopolitik Makin Kompleks, Industri Maritim Nasional Wajib Diperkuat
7 Juli 2026 pukul 21.13
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.
