
Pemerintah Tekankan Transparansi dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Baca Juga : Polri Buka Posko Aduan Kasus Andrie Yunus Menurutnya, dorongan transparansi ini sejalan dengan perintah Presiden Prabowo Subianto yang meminta kasus tersebut diusut hingga tuntas. “Kalau Presiden sudah menyatakan usut tuntas, berarti itu perintah kepada semua untuk melakukan proses hukum yang transparan,” katanya. Pigai menegaskan pemerintah tidak akan mencampuri jalannya proses hukum yang saat ini ditangani aparat militer, mengingat adanya prinsip pemisahan kekuasaan. “Eksekutif tidak bisa mengatur dan mengarahkan proses peradilan,” tegasnya. Kasus ini bermula dari penyerangan terhadap Andrie Yunus oleh orang tidak dikenal di Jakarta Pusat pada (12/3/2026) usai kegiatan diskusi yang menyinggung isu militerisme dan uji materi Undang-Undang TNI. Dalam perkembangannya, aparat telah menetapkan empat anggota Badan Intelijen Strategis TNI sebagai tersangka dan melakukan penahanan sejak 18 Maret 2026, sementara proses penyidikan masih terus berjalan dengan pemeriksaan sejumlah saksi. (Sin/Ah) Pilihan Redaksi : Menguji Keseriusan Negara: Segera Sahkan Perubahan Ketiga UU PMI dan Ratifikasi ILO C188!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga




Persoalan Geopolitik Makin Kompleks, Industri Maritim Nasional Wajib Diperkuat
7 Juli 2026 pukul 21.13
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.
