
Rumah Penampungan CPMI Ilegal di Batam Digerebek Ditpolairud Polda Kepri
VOICEINDONESIA.CO,Batam - Sebuah rumah di Kaveling Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau mendadak ramai polisi berpakaian preman pada Jumat 12 Juli 2024 malam. Usut punya usut ternyata rumah milik lelaki berinisial HB ini dijadikan tempat penampungan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non prosedural.
Ternyata, tim Subditgakkum Ditpolairud Polda Kepri sudah mengintai lama aktivitas di rumah tersebut. "Tim melakukan mapping di lokasi untuk memastikan rumah yang dijadikan tempat penampungan," kata Kanit I Intelair Subditgakkum Ditpolairud Polda Kepri AKP Bazaro Gea dalam keterangan resminya, Sabtu (13/7/2024)
Baca Juga : Polres Serang-Banten tangkap penipu 80 pencari kerja
Saat penggerebekan terjadi, ada delapan orang calon CPMI tanpa dilengkapi dokumen yang rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia lewat jalur ilegal. Kini kedelapan orang tersebut berhasil diselamatkan.
"Dari keterangan calon PMI, mereka sudah berada lima hari di rumah penampungan tersebut," imbuh Bazaro Gea.
Diketahui bahwa Para calon PMI ilegal ini diurus oleh HB beserta istrinya,Setelah dilakukan penyelidikan, delapan orang tersebut diserahkan ke pihak Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Kota Batam yang rencananya akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.
Baca Juga : Kemnaker Kembali Raih Opini WTP atas Laporan Keuangan 2023
Sedangkan pelaku HB dapat dijerat Pasal 81 jo Pasal 69 jo Pasal 83 jo Pasal 68 Undang-undang RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana diubah dengan Undang-undang RI Nomor 6 Tahun 2023 Tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti undang-undang Nomor 2 Tahun 2022.(iko)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga




Persoalan Geopolitik Makin Kompleks, Industri Maritim Nasional Wajib Diperkuat
7 Juli 2026 pukul 21.13
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.
