VOICE Indonesia
HOT
Internasional

Iran "Ogah" Ikuti Seruan Trump untuk Gencatan Senjata dengan Israel

Redaksi - VOICEIndonesia.co1 menit baca

Ringkasan Berita

AI
VOICE Indonesia di Google
Iran "Ogah" Ikuti Seruan Trump untuk Gencatan Senjata dengan Israel
Iran "Ogah" Ikuti Seruan Trump untuk Gencatan Senjata dengan Israel
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada pagi waktu Indonesia mengumumkan melalui kanal media sosialnya telah tercapai kesepakatan gencatan senjata antara Iran dan Israel. Namun informasi itu dibantah oleh pemerintah Iran. Bahkan pemerintah Iran menegaskan akan terus menggempur wilayah Israel serta markas Amerika di timur tengah. Teheran menegaskan tak ada gencatan senjata karena Zionis Israel yang lebih dulu meluncurkan agresi militer. "Seperti yang telah berulang kali dijelaskan Iran: Israel melancarkan perang terhadap Iran, bukan sebaliknya. Sampai saat ini, tidak ada 'kesepakatan' tentang gencatan senjata atau penghentian operasi militer," tulis Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dalam sebuah posting di X. Selama negosiasi, Presiden AS Donald Trump berkomunikasi langsung dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance, Menteri Luar Negeri dan Penasihat Keamanan Nasional Marco Rubio dan Utusan Khusus Steve Witkoff menegosiasikan persyaratan tersebut, melalui saluran langsung dan tidak langsung, dengan Iran.

Pilihan Redaksi

Bukan Hanya Pekerja Rumah Tangga, PMI Didorong Masuk Industri Hospitality UEAPekerja Migran Indonesia

Bukan Hanya Pekerja Rumah Tangga, PMI Didorong Masuk Industri Hospitality UEA

S Nurafifa· 14 October 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.