
20 WNI Dipaksa Menipu Lewat Aplikasi Crypto, Diduga Korban TPPO

Jakarta – Sebanyak 20 orang Warga Negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Myanmar.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun @Heraloebss di Twitter ini para WNI meminta bantuan kepada pemangku kebijakan di Indonesia untuk dipulangkan ke rumahnya.
Menurut informasi dari akun Twitter tersebut, 20 WNI tersebut juga disekap, disiksa dan terancam diperdagangkan di Myanmar.
Bagi WNI yang ingin kembali ke Indonesia, dimintai tebusan sebanyak Rp200 juta per kepala.
Rosa (37 Th) yang mengaku sebagai saudara dari salah satu korban mengakatan bahwa sebelumnya para korban dijanjikan akan diberangkatkan ke Thailand. Namun 20 WNI dibawa ke Myanmar.
“Saat perjalanan dan setibanya di Bangkok, 20 orang WNI termasuk suami Ema itu langsung dibawa ke perbatasan Thailand dan Myanmar. Mereka dibawa pergi dengan kawalan dua orang bersenjata,” tulis @Heraloebss, dikutip VOICE INDONESIA, (27/04/23).
20 WNI itu lalu dibawa ke tempat terpencil yang tidak diketahui lokasinya dan dipaksa bekerja mulai dari pukul 20.00 malam hingga pukul 13.00 siang.
Adapun perkejaannya adalah mencari kontak-kontak sasaran untuk ditipu melalui website atau aplikasi Crypto sesuai dengan target perusahaan.
“Apabila target tersebut tak tercapai, mereka akan dihukum secara fisik,” tulis @Heraloebss.
Diketahui sebelumnya kasus ini sudah menggandeng Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) pada 31 Maret 2023 untuk dilaporkan.
Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah menanggapi kasus tersebut.
20 WNI berharap agar Jokowi berserta pihak yang berwenang di Indonesia dapat membantu memulangkannya.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



