
Kementerian Ketenagakerjaan Ganti Pola Pelatihan ASN

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menjelaskan transformasi pola pelatihan ini merupakan langkah strategis memastikan pejabat fungsional memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pelayanan publik dan perkembangan dunia kerja.
"Pejabat fungsional ketenagakerjaan merupakan garda terdepan pelayanan masyarakat, kualitas pelayanan di bidang pengawasan, mediasi hubungan industrial, penempatan kerja, pelatihan vokasi, hingga pembinaan K3 sangat ditentukan oleh kompetensi mereka," kata Cris dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Melalui pola baru berbasis kompetensi ini pembelajaran tatap muka difokuskan pada praktik, studi kasus, simulasi, dan penguatan kompetensi. Sementara materi konseptual dipelajari secara mandiri melalui platform MOOC.
Cris menegaskan perubahan durasi pelatihan tidak akan menurunkan standar kompetensi melainkan membuat proses belajar lebih efektif dan efisien.
"Pelatihan kini bukan lagi sekadar kegiatan di ruang kelas, melainkan pembelajaran berkelanjutan yang terintegrasi dengan lingkungan kerja, keberhasilannya bergantung pada komitmen peserta, dukungan pimpinan, serta peran mentor dalam mendampingi peserta," ujarnya.
Transformasi ini menjawab tingginya kebutuhan peningkatan kompetensi yang tercermin dari sekitar 2.600 usulan calon peserta pelatihan dari berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Langkah ini juga menjadi bagian dari pengembangan Kemnaker Corporate University sebagai sistem pembelajaran terpadu untuk pengembangan kompetensi pegawai.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



