
Penurunan Harga Gas Industri Kunci Cegah PHK Puluhan Ribu Buruh

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Ketua Umum KSPSI Andi Gani Nena Wea sebelumnya melaporkan potensi PHK lebih dari 50 ribu orang di salah satu pabrik keramik terbesar di Bekasi, Jawa Barat, akibat tingginya harga gas industri nonsubsidi yang membebani biaya produksi.
Kepala Barenbang Kemnaker Anwar Sanusi menegaskan pihaknya tengah memetakan sektor-sektor yang paling rentan terdampak dan menyiapkan langkah mitigasi konkret bagi korban PHK maupun angkatan kerja baru.
"Mitigasi inilah yang paling penting. Artinya, seseorang yang ter-PHK, bagaimana masa-masa dia ketika mencari pekerjaan, kemudian bagaimana juga termasuk angkatan kerja baru yang memang harus kita serap di dalam lapangan kerja," tegas Anwar di Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Dari sisi pencegahan, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Said Iqbal menyebut pemerintah telah mengambil langkah lebih hulu dengan menurunkan harga gas industri nonsubsidi agar sektor padat karya seperti keramik, granit, dan tekstil tetap kompetitif dan mampu mempertahankan lapangan kerja.
"Penurunan harga gas industri merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk mencegah gelombang PHK. Dengan biaya produksi yang lebih kompetitif, perusahaan memiliki ruang untuk mempertahankan pekerjanya," pungkas Said Iqbal.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



