
Ada 1,7 Juta Permintaan Kerja Luar Negeri, Menteri Karding Ajak Banten Ambil Peran

VOICEINDONESIA.CO, Banten - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, mengunjungi Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Banten bersama Gubernur Banten Andra Soni, Jumat (2/5/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Karding menekankan pentingnya optimalisasi fasilitas pelatihan kerja sebagai pintu masuk bagi masyarakat Banten, mengakses peluang kerja luar negeri.
“Saat ini ada sekitar 1,7 juta permintaan kerja dari luar negeri. Saya mendorong adanya kerja sama konkret antara kementerian dengan Pemda Banten, terutama untuk mengurangi angka pengangguran,” ujar Menteri Karding di hadapan peserta pelatihan.
Baca Juga: Hari Buruh, Migran CARE Nilai Pemerintah Abai Terhadap Nasib Pekerja Migran
Menteri Karding menyebut BLKI Banten memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pelatihan tenaga kerja berketerampilan tinggi.
Ia ingin fasilitas ini disiapkan secara khusus untuk melahirkan tenaga siap kerja, khususnya bagi sektor-sektor yang dibutuhkan di luar negeri.
“Tujuan utama kunjungan ke UPTD ini adalah mendorong terbentuknya klaster penempatan pekerja migran ber-skill ke luar negeri,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa saat ini terdapat sekitar 7.000 warga Banten yang sudah bekerja di luar negeri. Jumlah tersebut, menurutnya, bisa terus bertambah jika fasilitas pelatihan dan penempatan tenaga kerja dioptimalkan.
Baca Juga: Wamenaker Sebut Masih Kaji Soal Penghapusan Outsourcing
Menanggapi hal itu, Gubernur Banten Andra Soni menyatakan siap menindaklanjuti arahan Menteri P2MI. Menurutnya, Pemprov akan memaksimalkan BLKI sebagai lembaga yang melahirkan calon pekerja berkualitas, baik untuk kebutuhan luar negeri maupun industri dalam negeri.
“Insyaallah akan kami tindak lanjuti. Kami memiliki fasilitas, tinggal bagaimana kami optimalkan. Kami punya keyakinan balai ini dapat mencetak calon pekerja berketerampilan tinggi,” ujar Gubernur Andra Soni.
Gubernur menambahkan bahwa Pemprov Banten berkomitmen untuk mendorong angkatan kerja daerah agar mampu bersaing di pasar tenaga kerja global.*
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



