VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Airlangga: Prakerja dibutuhkan untuk bantu generasi muda menata karier

Redaksi - VOICEIndonesia.co
Airlangga: Prakerja dibutuhkan untuk bantu generasi muda menata karier
Airlangga: Prakerja dibutuhkan untuk bantu generasi muda menata karier

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai bahwa program Kartu Prakerja dibutuhkan untuk membantu generasi muda menata karier ke depannya.

Hal tersebut dikarenakan sistem pasar kerja terus mengalami perubahan, sehingga pekerjaan yang sesuai dengan permintaan sangat diperlukan.

"Generasi muda ini perlu punya fleksibilitas untuk menata karier baru, pergantian profesi, maupun pembukaan lapangan kerja. Jadi,Ā on-demand jobĀ itu sangat diperlukan, dan satu-satunya program yang bisa mengakomodasi kebutuhan ini adalah Kartu Prakerja," kata Airlangga dalam kegiatan Temu Alumni Prakerja di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis.

Dia menambahkan, banyak masyarakat yang tidak pernah menerima pelatihan usai menamatkan pendidikan. Padahal, proses belajar berlangsung seumur hidup, yang juga dibutuhkan untuk mengantisipasi perubahan zaman.

Terlebih, teknologi terus berkembang. Saat ini ada banyak disrupsi teknologi, seperti kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) dan mesin pembelajaranĀ (machine learning).

Baca Juga : Disnakertrans: 8.231 Pekerja di Jateng Terkena PHK

Menurut Airlangga, kehadiran AI tidak hanya mengancam pekerja kasar atau pekerja kerah biru (blue-collar worker), tetapi juga berpotensi memengaruhi pekerja kantoran atau pekerja kerah putih (white-collar worker).

"Jadi ini adalah sebuah prasarana yang diperlukan untuk mengurangiĀ gapĀ antara mereka yang baru lulus pendidikan dengan permintaan pada sisi pekerjaan," ujar Airlangga.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono MoegiarsoĀ pada Rabu (2/10), berharap pemerintah mendatang dapat melanjutkan program prakerja karena memberikan dampak positif.

"Secara program, kami mendorong program kartu prakerja berlanjut. Semua sangat relevan dan mestinya sangat positif untuk dilanjutkan," kata Susi.

Menurutnya, sejak diluncurkan pada April 2020 hingga saat ini, prakerja telah memberikan aksesĀ skilling, reskilling, danĀ upskilingĀ kepada lebih dari 18,9 juta orang penerima.

Setiap peserta memperoleh manfaat berupa beasiswa pelatihan sebesar Rp3,5 juta yang bisa dimanfaatkan untuk mengikuti berbagai pelatihan baik moda webinar, tatap muka, maupun pembelajaran mandiri, yang tersedia di ekosistem prakerja.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menambahkan program ini telah membantu para pencari kerja di Indonesia.

Tidak hanya untuk pengangguran, program kartu prakerja juga membantu peserta yang sudah bekerja namun ingin berpindah karier atau berwirausaha.

"Peserta prakerja yang menganggur itu 61 persen, yang bekerja 39 persen. Setelah dua bulan pelatihan, angka yang bekerja berubah menjadi 55 persen. Jadi, setelah dua bulan, yang mengatakan sudah bekerja atau berwirausaha itu sudah dominan," ujarnya. *

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

AfifahĀ· 16 July 2026
#Airlangga Hartarto#Kartu Prakerja#prakerja
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

āš ļø Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.