
ASPHRI Usulkan Konsep Tripartit Plus untuk Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan

VOICEINDONESIA.CO, Cikarang - Ketua Umum Asosiasi Praktisi Human Resources Indonesia (ASPHRI), Yosminaldi menyatakan bahwa kerja sama antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan masih belum sepenuhnya optimal.
Oleh karena itu, pihaknya mengusulkan konsep tripartit plus untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional. "Maka dari itu, ASPHRI selalu mengusung konsep tripartit plus, yakni melibatkan perwakilan asosiasi Human Resources (HR) dan akademisi agar mampu menjawab tantangan dunia ketenagakerjaan ke depan," ujar Yosminaldi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II ASPHRI Tahun 2025 yang berlangsung di Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (28/6/2025). Baca Juga: Menaker: Program MBG hingga Koperasi Merah Putih Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja Ia mengungkapkan bahwa selama beberapa tahun terakhir, ASPHRI memperluas peran untuk mendukung terciptanya hubungan industrial yang harmonis. Selain itu, pihaknya juga mencatat bahwa pihaknya berupaya menciptakan hubungan industrial yang dinamis, adil, dan berkelanjutan demi memperkuat ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia. Namun, ia mengakui masih ada kekurangan dalam kerja sama tripartit konvensional. Baca Juga: Menaker: Sinergi Nasional Kunci Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan Menurutnya, konsep tripartit plus yang diusung ASPHRI bertujuan melengkapi mekanisme kerja sama tradisional antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. "Dengan melibatkan praktisi HR dan akademisi, diharapkan solusi yang dihasilkan lebih komprehensif dan sesuai dengan perkembangan zaman," ujarnya.Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



