
BP2MI dan KJRI Frankfrut Perkuat Kerjasama Kolaborasi Tata Kelola Pelindungan PMI

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt untuk memperkuat tata kelola pekerja migran Indonesia (PMI).
Menurut keterangan diterima di Jakarta, Sabtu (04/05/2024) Kepala BP2MI Benny bertemu dengan Konsul Jenderal RI Antonius Yudi Triantoro membahas mengenai perluasan kesempatan kerja di Jerman dan juga penguatan tata kelola penempatan dan pelindungan tenaga kerja di Indonesia di Jerman, sesuai dengan perintah Presiden RI.
Dalam pertemuan di Frankfurt, Jerman pada Kamis (02/05), Benny mengatakan pihaknya terus melakukan revolusi penempatan dan pelindungan PMI untuk mengurangi penempatan pekerja migran berketerampilan rendah dan terus mengupayakan stigma yang positif untuk PMI.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada KJRI Frankfurt atas dukungan dalam rangka implementasi penempatan PMI di Jerman.
Benny berharap penempatan PMI sektor kesehatan melalui program Triple Win ini menjadi tolok ukur bagi penempatan PMI sektor lainnya di Jerman.
Baca Juga: Polda Kepri Gagalkan Pengiriman PMI Ilegal ke Malaysia
"Tidak perlu malu menjadi PMI karena mereka adalah pejuang devisa bagi Indonesia, yang bahkan pada tahun 2023 jumlahnya meningkat sangat signifikan," ujarnya.
Sementara itu, Konjen RI Antonius Yudi Triantoro menyatakan saat ini KJRI Frankfurt terus berupaya melakukan pelindungan PMI yang datang ke wilayah Frankfurt.
Ada enam negara bagian yang masuk di wilayah Frankfurt, termasuk Stuttgart dan Munchen dengan jumlah penempatan PMI yang terbanyak ada di wilayah tersebut.
Selain isu pelindungan, isu sosial juga menjadi atensi KJRI agar PMI tidak merasa sendiri berada di negara asing.
"Bagi mereka yang ingin bekerja di Jerman, selain kompetensi, agar terus fokus belajar bahasa Jerman karena ini adalah syarat mutlak untuk bekerja disini. Penempatan PMI Tenaga Kesehatan melalui program Triple Win ini menjadi kebanggaan bagi KJRI Frankfurt," ujarnya.*
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



