
BP2MI Kunjungi Keluarga PMI yang Meninggal Dunia di Bahrain
VOICEINDONESIA,CIREBON - Unit Pelaksana Teknis Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI) Wilayah Jawa Barat bersama Pos Pelayanan BP2MI Cirebon, mengunjungi kediaman keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ania binti Januri Syakuri, di Kedawung, Kabupaten Cirebon. Ania merupakan PMI yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Bahrain.
“Kami mewakili Kepala UPT BP2MI Wilayah Jawa Barat, ikut berbela sungkawa atas kepergian seorang pahlawan devisa negara, Almarhumah Ania binti Janusi Sakuri yang berjuang demi kehidupan keluarga yang lebih baik. Semoga pihak keluarga yang ditinggalkan tetap tabah, sabar, dan ikhlas," ungkap Koordinator Pos Pelayanan BP2MI Cirebon, Budi Susanto, pada Kamis (9/12).
Sebelumnya, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Manama menerima informasi meninggalnya PMI Ania dari laman Facebook PMI Reni binti Wiji alias Risma di Bahrain. KBRI Manama kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan menghubungi Reni dan memperoleh informasi mengenai Ania.
Diketahui PMI Ania tiba di Bahrain pada Minggu (9/9), dan telah bekerja pada pengguna jasa hampir dua tahun lamanya. Ia melarikan diri dari majikannya dan tinggal bersama PMI lainnya yang turut melarikan diri. Di daerah Hoora, Bahrain, PMI Ania bekerja serabutan sebagai cleaner mandiri.
PMI Ania diduga terinfeksi Covid-19 setelah ia mengalami demam pada Selasa (25/5/2021), dan dilarikan ke Rumah Sakit Salmaniya untuk menjalani perawatan. Setelah menjalani perawatan selama 20 hari, Aini dinyatakan meninggal pada Minggu (13/6) pukul 23:47 waktu setempat. Atas izin suaminya, PMI Ania dimakamkan secara Islam di pemakaman khusus jenazah Covid-19 di Budaiya, Provinsi Utara Bahrain oleh Satgas Nasional Covid-19 Bahrain.
Dalam kesempatan tersebut, BP2MI turut menyerahkan dana santunan kepada keluarga PMI Ania.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan bapak dan ibu dari BP2MI, serta atas dana santunannya. Semoga bisa saya manfaatkan untuk tambahan biaya hidup,” pungkas suami PMI Ania, Ahmad. (**)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



