
Ini Industri yang Rawan PHK Akibat Tekanan Global

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – BPJS Ketenagakerjaan menilai industri yang bergantung pada bahan baku minyak dan plastik berpotensi mengalami tekanan hingga memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat kondisi ekonomi global dan konflik geopolitik internasional.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan gejolak global saat ini memberi dampak terhadap sejumlah sektor industri yang memiliki ketergantungan tinggi pada bahan baku impor berbasis energi.
“Terkait sektor yang terdampak, industri yang bergantung pada bahan baku minyak dan plastik berpotensi tertekan akibat kondisi ekonomi global dan perang yang terjadi saat ini,” kata Saiful di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Senin (11/5/2026).
Meski demikian, BPJS Ketenagakerjaan memastikan pekerja yang terdampak PHK tetap memperoleh haknya, termasuk manfaat program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Saiful mengatakan pihaknya juga mulai memetakan perusahaan yang berpotensi melakukan PHK agar proses pelayanan terhadap pekerja terdampak dapat dilakukan lebih cepat.
“Kami sedang menata dan memastikan perusahaan-perusahaan mana yang berpotensi melakukan PHK,” ujarnya.
Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan akan aktif menghubungi perusahaan untuk memastikan hak pekerja dapat segera diproses apabila PHK terjadi.
Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per 5 Mei 2026, sebanyak 15.425 pekerja mengalami PHK sepanjang Januari hingga April 2026 dan terdaftar sebagai peserta program JKP. Jawa Barat menjadi wilayah dengan jumlah pekerja terdampak tertinggi, mencapai 3.339 orang.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



