
Breaking News : 34 TKW diduga akan diberangkatkan Secara Ilegal di Soetta

Tangerang - Sebanyak 34 Calon Tenaga Kerja Wanita (TKW) diduga akan di berangkatkan ke Arab Saudi secara Ilegal melalui Bandara Soekarno Hatta (Soetta).
Diketahui 34 TKW tersebut akan terbang ke Arab saudi menggunakan maskapai SriLankan Airlines pada pukul.13.25 WIB sabtu (13/5/2023) dengan nomor penerbangan UL 365 .
Dalam proses penelusuran Jurnalis Voiceindonesia.co berkoordinasi dengan seseorang tidak ingin namanya di sebut,ia mengetahui adanya 34 TKW yang akan di berangkatkan ke Arab Saudi Secara Ilegal.
"D 1443 ABB plat mobil yg membawa CPMI sudah Otw terminal warna putih" kata informan yang enggan namnya di sebut. (13/5/2023)
Ia menyampaikan bahwa 34 TKW tersebut sudah memasuki ruang tunggu di terminal 3 internasional bandara soetta.
" 34 orang itu sudah masuk (chek in ) di pintu keberangkatan internasional," katanya
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



