
Dua PMI Diduga Ilegal di Arab Saudi Minta Bantuan Untuk Dipulangkan ke Indonesia

Jakarta – Wanita asal Karawang meminta bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk memulangkannya ke tanah air.
Rati yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Arab Saudi itu juga mengaku dipukuli oleh anak majikan selama bekerja.
Hal tersebut yang membuatnya tidak tahan dan ingin kembali pulang ke Indonesia.
Sebelumnya, Rati juga meminta bantuan kepada kuasa hukumnya di Indonesia dan kepada teman-teman kenalannya di Jakarta. Namun hingga kini belum mendapatkan respons apapun.
“Saya bekerja di Mekah dan saya sekarang sakit dan takut kenapa-kenapa,” ungkap Rati dari video berdurasi 01.16 yang diterima VoiceIndonesia.co, Jumat, 17 Juli 2023.
Rati yang kini berusia 38 tahun itu juga mengaku mendapatkan gaji yang kecil bahkan pemotongan jika kembali ke kantornya.
“Kalau balik pulang kantor saya ga digaji, yang ada cuman potongan, saya bekerja tidak sesuai gajinya, saya meminta bantuan kepada kuasa hukum saya Pak Candi Candra,” ungkap Rati.
Rati juga telah melaporkan kejadian tersebut ke kantor tempat ia bekerja, namun tidak direspons.
Tak hanya Rati, perempuan bernama Oktalina Ismail Sutarya usia 37 tahun juga terbaring lemas dikasur karena sakit.
Menurut data yang diterima VoiceIndonesia.co, Oktalina Ismail juga bekerja di Arab Saudi.
Diketahui dua orang yang diduga diberangkatkan secara ilegal itu berasal dari PT Anugrah dan PT Indo dengan nama sponsor Hj Marham.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



