VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Dubes ajak WNI di Brunei maknai perayaan Idul Adha

Redaksi - VOICEIndonesia.co
Dubes ajak WNI di Brunei maknai perayaan Idul Adha
Dubes ajak WNI di Brunei maknai perayaan Idul Adha

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam Achmad Ubaedillah mengajak seluruh warga Indonesia di Brunei untuk memaknai perayaan Idul Adha dengan menjaga kerukunan dan kedekatan antar sesama masyarakat Indonesia.

Selain itu, dalam perayaan yang diawali dengan Shalat Idul Adha 1445 H di halaman Kedubes RI pada Senin dan dihadiri sekitar seribu orang itu, Dubes Achmad Ubaedillah juga mengingatkan masyarakat Indonesia di Brunei agar senantiasa mematuhi semua aturan negara setempat.

“Ini selalu saya sampaikan agar masyarakat Indonesia di Brunei selalu mengikuti aturan-aturan pemerintah Brunei. Jika ada hal-hal yang kurang dipahami mengenai peraturan setempat, silakan langsung konsultasi dengan KBRI“, kata Ubaedillah.

Sementara itu, khutbah Idul Adha disampaikan dosen pendidikan Islam di Universitas Brunei Darussalam (UBD) asal Indonesia, Gamal Abd Nasir bin Zakaria.

Baca Juga : Menteri Bintang koordinasikan kepulangan 12 PMI ke Daerah Asal

Dalam khutbahnya, Gamal mengingatkan kembali peristiwa yang dialami Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sekaligus mengingatkan tingkat ketaatan dan kepasrahan paling tinggi keduanya terhadap perintah Allah SWT.

Dari suritauladan itu umat Islam diajarkan untuk menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah, katanya.

“Tujuan menunaikan ibadah kurban adalah mengangkat harkat manusia. Ibadah kurban mengajarkan kita untuk bersabar dan tawakal karena sesuatu yang kita nilai paling berharga sekali pun kalau sudah diminta Allah menjadi tidak ada artinya”, kata Gamal menambahkan.

Usai melakukan shalat berjamaah, KBRI Bandar Seri Begawan menggelar halal bihalal, acara ramah tamah, dan makan bersama.

Menurut pernyataan pers itu, acara tersebut dimanfaatkan warga Indonesia di Brunei sebagai ajang untuk berkumpul dan mempererat silaturahmi antara WNI sekaligus mengobati rindu kampung halaman.

Setelahnya, Dubes Ubaedillah dan Ibu Siti Rif’ah bergegas memenuhi undangan Sultan Hassanal Bolkiah untuk bersilaturahmi di Istana Nurul Iman bersama para tamu kehormatan lainnya dari Brunei maupun perwakilan negara-negara asing di Brunei.

Seperti halnya Indonesia, Pemerintah Brunei pun menetapkan 10 Dzulhijjah 1445H pada 17 Juni 2024.

Penetapan ini sesuai dengan hasil rukyah yang disahkan Ketua Hakim Syarie dan disaksikan Mufti Kerajaan dan pejabat-pejabat pada Mahkamah Syariah, Jabatan Kehakiman Negara, Mufti Kerajaan, Kementerian Agama dan Kementerian Pembangunan, setelah melakukan pengamatan hilal di empat lokasi di wilayah Brunei. (*)

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#Dubes brunei#idul adha#pekerja migran indonesia
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.