
Gelar Diskusi Pencegahan TPPO, BP2MI Gandeng YouTuber Yuni TKW di Hongkong
VoiceIndonesia.co - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengadakan Sharing Session dan Diskusi bertajuk Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), pada Selasa, 29 Agustus 2023.
Pada kesempatan kali ini, BP2MI menggaet YouTuber Yuni Andarwati yang sering membuat konten tentang tenaga kerja wanita (TKW) di Hongkong.
"Saya ingin meninggalkan sesuatu yang bagus dalam hidup saya sebelum saya kelak pergi. Jadi saya selalu berpirnsip berbagi itu bahagia," kata Yuni di Aula K.H. Abdurrahman Wahid BP2MI, Jakarta Selatan.
Yuni mengatakan bahwa sudah selayaknya BP2MI dikenal oleh para PMI. Untuk itu, dalam bermedia sosial, BP2MI perlu melakukan komunikasi dua arah, serta memberikan ruang kepada masyarakat melalui pendekatan yang menyentuh hati.
"Karena saya ingin bukan saya yang diakui. Tapi merekalah BP2MI yang bekerja 24 jam kali 7. Anda-anda ini, salah satunya, dengan mengekspos layanan-layanan BP2MI yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Yuni.
Dipantau oleh tim VoiceIndonesia.co, diketahui akun YouTube Yuni TKW Hongkong menjadi tempat curhatan dari TKW yang mengalami permasalahan di negeri tersebut.
Kepala BP2MI juga mengatakan bahwa konten-konten seperti Yuni yang bersifat informatif sangatlah dibutuhkan.
"Rakyat berhak atas informasi publik lembaga negara ketika dia menyatakan sesuatu atas informasi yang dia butuhkan," kata Benny.
Benny melanjutkan, saat ini media sosial menjadi hal yang penting bagi publik. Oleh karena itu, setiap lembaga pemerintah perlu melayani informasi kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya.
"Menggunakan Sosial Media sudah menjadi kebutuhan. Harus menjadi media yang bisa men-deliver semua informasi, program-program kegiatan kita. Dan kalian berhak untuk dapatkan itu. Ini catatan pentingnya untuk kita," pungkasnya.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



