
Kemlu pulangkan 13 WNI terdampak konflik di Suriah
VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Kemlu RI kembali memulangkan 13 WNI dari Suriah ke Tanah Air dalam gelombang ketujuh evakuasi WNI dari wilayah konflik pada Jumat.
Menurut keterangan tertulis Kemlu RI yang diterima di Jakarta, dengan kembalinya 13 WNI pada Jumat beserta 17 WNI yang telah pulang dalam gelombang evakuasi keenam pada 14 Januari lalu, jumlah WNI yang berhasil dievakuasi dari Suriah saat ini adalah sebanyak 200 orang.
“Evakuasi tersebut merupakan wujud kehadiran negara melalui Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di luar negeri dalam melindungi segenap WNI, termasuk dalam keadaan darurat, di luar negeri,” kata Kemlu RI dalam keterangan tertulisnya.
Para WNI tersebut seluruhnya merupakan pekerja migran di Suriah yang berasal dari sejumlah provinsi, yaitu Jawa Barat (7 orang), Nusa Tenggara Barat (4 orang), serta Lampung dan Banten masing-masing 1 orang.
Baca Juga : 46 WNI Korban TPPO Pulang ke Indonesia, Kemlu: Akan Didalami Bareskrim Polri
Kemlu RI menjelaskan, berbeda dengan gelombang evakuasi Suriah sebelumnya yang membutuhkan perjalanan darat dari Damaskus ke Beirut, Lebanon, sebelum penerbangan ke Tanah Air, evakuasi kali ini berjalan melalui penerbangan langsung dari Damaskus ke Jakarta.
Mengenai respons perwakilan RI terhadap kondisi keamanan di Suriah, Kemlu RI memastikan bahwa KBRI Damaskus masih menetapkan status Siaga I untuk seluruh wilayah Suriah yang berlaku sejak 7 Desember 2024.
KBRI Damaskus juga telah merumuskan langkah kontingensi bersama Kemlu RI, berkoordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait baik di dalam maupun luar negeri, serta terus menjaga komunikasi dengan WNI yang masih bertahan di Suriah.
Kemlu RI senantiasa mengimbau supaya WNI di Suriah tetap memperhatikan perkembangan situasi keamanan, meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi rawan dan mengurangi pergerakan tak perlu, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Damaskus dan sesama WNI.
Kemlu RI juga mengimbau masyarakat yang anggota keluarganya berada di Suriah untuk menghubungi Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI (+62-812-9007-0027) atau KBRI Damaskus (+963-954-444-810). *
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



