
Kemnaker dan Kemkomdigi Kolaborasi Tingkatkan Keterampilan Digital Tenaga Kerja

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengadakan pertemuan dengan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid yang membahas peluang kerja sama peningkatan keterampilan digital tenaga kerja Indonesia guna menghadapi tantangan dan peluang di era transformasi digital.
Menaker Yassierli menekankan pentingnya kolaborasi antara Kemnaker dan Kemkomdigi dalam menyelenggarakan pelatihan keterampilan digital melalui Balai Pelatihan Kerja (UPTP) yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Dengan kolaborasi ini, kami dapat memperluas program pelatihan di bidang teknologi informasi, keamanan siber, kecerdasan buatan, dan literasi digital,” ujar Yassierli di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, Jumat (21/2/2025),
Menaker juga menyoroti perkembangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang komunikasi dan digital. Sejak tahun 2005, jumlah SKKNI di bidang ini terus meningkat, mencapai 44 SKKNI yang berlaku hingga tahun 2025.
Baca Juga : Kementerian UMKM-Kemnaker kolaborasi pelatihan kewirausahaan
SKKNI tersebut mencakup berbagai bidang, termasuk teknologi informasi, keamanan siber, jaringan telekomunikasi, multimedia, dan industri kreatif. Beberapa contoh SKKNI yang telah diterapkan antara lain keahlian dalam Artificial Intelligence (AI), Cloud Computing, Desain Grafis, dan Pengembangan Perangkat Lunak.
“Ini mencerminkan komitmen kami untuk menyesuaikan standar kompetensi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri,” katanya.
Adapun berbagai peluang kerja sama yang digagas antara Kemnaker dan Kemkomdigi meliputi: Kolaborasi dalam penyelenggaraan pelatihan keterampilan digital, seperti literasi digital, pemrograman, analisis data, kecerdasan buatan (AI), dan keamanan siber.
Harmonisasi regulasi ketenagakerjaan dengan dinamika ekonomi digital, termasuk perlindungan bagi pekerja di sektor gig economy dan pekerja lepas; dan kerja sama dalam memberikan dukungan bagi wirausaha dan UMKM untuk memanfaatkan teknologi digital melalui program inkubasi startup dan peningkatan kapasitas SDM.
“Dengan kolaborasi ini, diharapkan tenaga kerja Indonesia lebih berdaya saing dan siap menghadapi tantangan era digital di pasar global,” ujar Menaker. *
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



