
Kemnaker Sambut Pelaksanaan Survei Penilaian Integritas 2024

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) optimistis sudah on the track dalam meningkatkan kinerja dan akuntabilitas, sikap profesional dan integritas pegawai, serta terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Ungkapan optimisme Menaker Ida Fauziyah tersebut disebabkan capaian persentase kepatuhan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) di Kemnaker hingga 100 persen; meningkatnya Indeks Reformasi Birokrasi Kemnaker dari sebelumnya pada tahun 2022 memperoleh indeks 76,10 menjadi 78,73 di tahun 2023; dan perolehan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan pada tahun 2023.
"Saya dengan senang hati menyampaikan semua capaian yang diraih Kemnaker. Capaian ini tentunya merupakan hasil dari kerja keras seluruh Pejabat dan Pegawai di Kemnaker, " ujar Ida Fauziyah dalam sambutan acara 'Diseminasi Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2023' di ruang Tridarma Kemnaker, Senin (24/6/24).
Baca Juga : Menaker: Potensi Pemagangan ke Luar Negeri Terbuka Lebar
Ida Fauziyah mengungkapkan berbagai upaya telah dilakukan Kemnaker untuk membentuk sikap kerja pegawai yang profesional dan berintegritas. Antara lain mengurangi pelayanan publik bersifat tatap muka dengan mengoptimalkan website SIAPKerja; membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi, dan penegakkan integritas dan sikap antikorupsi melalui Apel Pagi Kementerian yang dilaksanakan setiap bulan.
"Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi serta memitigasi risiko terjadinya fraud, kami mengoptimalkan peran Aparat Pengawas Intern Pemerintahan (APIP) Inspektorat Jenderal untuk melaksanakan dua kegiatan, " ujar Ida Fauziyah.
Dua kegiatan yang dimaksud yakni monitoring bulanan pada pengelolaan keuangan di setiap unit kerja sehingga diharapkan akuntabilitas pengelolaan keuangan, selalu terjaga sesuai rambu-rambu yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan. Kedua, Probity Audit (penilaian independen) terhadap pengadaan barang dan jasa untuk memastikan bahwa proses dilakukan sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
Ida Fauziyah menambahkan seluruh pegawai Kemnaker tak boleh berpuas diri, tetapi terus melakukan berbagai langkah terobosan untuk menjadi lebih baik, dengan menyambut pelaksanaan SPI 2024 secara antusias.
"Mari kita jadikan SPI ini sebagai momentum untuk melihat kondisi Kemnaker dari hasil penilaian kita sendiri, sehingga kita semakin mencintai rumah kita ini yaitu Kemnaker dengan selalu menjaga sikap profesional dan berintegritas dalam melaksanakan tugas sehari-hari," katanya.
Sementara Sekjen Anwar Sanusi dalam laporannya mengatakan selain mencermati hasil SPI Kemnaker Tahun 2023, tujuan kegiatan Diseminasi ini untuk menguatkan komitmen bersama dalam rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan publik bagi jajaran Pimpinan dan seluruh pegawai Kemnaker. (*)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



