
Kemnaker Soroti Pentingnya Titik Temu Pencari Kerja dan Pihak Industri

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Sekretaris Jenderal Ketenagakerjaan Kemnaker Anwar Sanusi menyoroti dalam pentingnya kegiatan yang menjadi titik temu antara pencari kerja dan pihak yang membutuhkan sebagai salah satu cara mengatasi masalah ketenagakerjaan ketidaksesuaian kemampuan pekerja dengan kebutuhan industri.
Dalam keterangannya di Jakarta Kamis, Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi memuji langkah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang menggelar Days of Law Career (DoLC) 2024 di Jakarta pada hari ini.
"Melalui DoLC 2024 ini, diharapkan dapat menjadi titik temu yang tepat antara supply dan demand dalam menghadapi bonus demografi dan Revolusi Industri 4.0, serta angkatan kerja milenial, sehingga dapat dikelola dengan baik," kata Anwar.
Menurutnya, terdapat problematika ketenagakerjaan yang terjadi selama ini seperti missmatch atau ketidaksesuaian antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan industri saat ini. Terdapat pula isu link and match atau penggalian kompetensi yang dibutuhkan pasar kerja ke depan.
Baca Juga : Kesejahteraan Pekerja Migran Jadi Pembahasan di Abu Dhabi Dialogue ke 7
Keduanya disebabkan salah satunya karena ketiadaan titik temu ekosistem ketenagakerjaan. Karena itu, Kemnaker secara rutin mengadakan bursa tenaga kerja yang mempertemukan pencari kerja dengan pihak dunia usaha yang membutuhkan tenaga kerja.
"Kita berterima kasih kepada demand -penerima tenaga kerja- dari berbagai perusahaan yang membuka konter lowongan kerja kepada para mahasiswa yang sebentar lagi mengakhiri masa studinya dan sebagian alumni fakultas hukum," kata Anwar.
Dalam kesempatan itu dia juga memberikan apresiasi kepada sejumlah perusahaan selaku penerima pekerja yang ikut terlibat dalam DoLC 2024 memberikan kesempatan kepada para mahasiswa maupun sebagian alumni yang ingin berkarier lebih luas dan lebih menantang.
"Kemnaker siap berkolaborasi sebagai mitra FHUI untuk menyampaikan data-data dan informasi pekerjaan untuk menjadi titian karir mahasiswa yang masih kuliah atau alumni FHUI, " katanya. (*)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



