
Konjen RI Cape Town Temui ABK WNI Bahas Aspirasi Pemilu 2024

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Konsul Jenderal Republik Indonesia di Cape Town Tudiono pada Rabu (10/1) menemui anak buah kapal (ABK) Indonesia di Afrika Selatan dan mendengarkan aspirasi mereka mengenai Pemilu 2024
Dalam kesempatan tersebut Konjen RI mendengarkan masukan-masukan dan permasalahan yang dihadapi para ABK, diantaranya mengenai pelaksanaan pencoblosan untuk Pemilu 2024.
"Secara umum tidak ada masalah berarti terkait kondisi dan hubungan kerja dengan pihak kapal, mereka hanya berharap hak politiknya diperhatikan terkait Pemilu 2024," ujar Tudiono, menurut rilis pers dari KJRI Cape Town yang diterima di Jakarta, Jumat.
Baca Juga : Kunjungi Taiwan, BP2MI Dorong Perbaikan Kesejahteraan Pekerja Migran ABK
Para ABK menyampaikan bahwa mereka akan berada di tengah laut untuk bekerja pada saat hari pemungutan suara. Untuk itu, diperlukan cara atau mekanisme agar para ABK tersebut tetap dapat menggunakan hak pilihnya.
"Kami ABK memohon kepada KPU kiranya kami dapat menyoblos dalam Pemilu karena kami berada di Laut Antartika." kata para ABK tersebut.
Baca Juga : 8 Tahun Kasus ABK Mandek di Polda Metro Jaya, SBMI Minta Kapolri Turun Tangan
Ketua PPLN Cape Town Inoki Nurza mengatakan bahwa permasalahan tersebut akan disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pusat untuk dijadikan pertimbangan agar disediakan mekanisme pemungutan suara yang sesuai bagi para ABK tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Konjen Tudiono menekankan agar kiranya para ABK senantiasa menjaga kekompakan dan terus berkomunikasi dengan KJRI untuk menyampaikan keluhan maupun persoalan yang dihadapi sehingga dapat segera diatasi.
Selain menerima aspirasi para ABK, pihak KJRI Cape Town juga memberikan alat keselamatan kerja dan logistik agar mereka selalu dalam kondisi prima, aman dan memperhatikan keselamatan kerja.
Saat ini sebanyak 150 WNI tinggal di Cape Town. Selain itu, terdapat sekitar 2.000 ABK WNI yang singgah di pelabuhan Waterfront di Cape Town, Afrika Selatan. (*)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



