
Lulusan Sekolah Rakyat Punya Dua Pilihan Setelah Lulus, Kuliah atau Langsung Kerja

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan pilihan jalur disesuaikan dengan minat dan kompetensi masing-masing siswa yang saat ini masih dalam proses asesmen.
"Bagi anak-anak yang lulus SMA ini ada dua jalur. Pertama, jika memiliki kompetensi akademik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi, akan dilakukan pendampingan dan bimbingan secara intensif," kata Saifullah, Rabu (17/6/2026).
Bagi yang memilih langsung terjun ke dunia kerja, Kemensos akan memfasilitasi melalui program pelatihan vokasi dan keterampilan kerja, dengan menjajaki kerja sama lintas sektoral bersama Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian P2MI.
Di luar 11 lulusan SMA, sebanyak 400 siswa dari total 15 ribu siswa Sekolah Rakyat juga bersiap lulus tahun ini dari berbagai jenjang mulai SD, SMP, hingga SMA.
Namun di tengah pencapaian itu, Kemensos menghadapi tantangan besar dalam fase transisi ke 93 gedung permanen baru. Jumlah siswa angkatan baru akan bertambah menjadi 35 ribu orang pada Juni dan Agustus 2026, sementara rekrutmen SDM internal masih berjalan. Saifullah pun meminta bantuan pemerintah daerah untuk memperbantukan guru eksternal selama tiga bulan pertama masa transisi.
"Maka dari itu, kita butuh bantuan dari daerah, guru-guru sementara yang diminta untuk membantu Sekolah Rakyat di tahap pertama ini, mungkin tiga bulan ke depan. Setelah itu, kita masih perlu tenaga kebersihan, tenaga keamanan, karena SDM-nya Sekolah Rakyat masih dalam proses rekrutmen," ujarnya.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



