
Menaker : Bangun Ekosistem Ketenagakerjaan Demi SDM Andal

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus membangun ekosistem ketenagakerjaan menghadapi era bonus demografi Indonesia dan menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menjawab dinamika ketenagakerjaan.
Ida Fauziyah saat membuka pelatihan berbasis kompetensi tahap II yang dipantau secara daring dari Jakarta, Jumat, Ia mengatakan Indonesia mengalami era bonus demografi dimana penduduk usia produktif lebih banyak dibandingkan yang tidak produktif. Karena itu harus dilakukan pengembangan SDM lewat sistem informasi pasar kerja dan pelatihan vokasi yang dilakukan Kemnaker.
"Semua itu dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk membangun ekosistem ketenagakerjaan secara keseluruhan. Tidak mungkin masing-masing kementerian/lembaga, pemerintah pusat, daerah, dunia usaha dan industri, berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergitas, kolaborasi, maka dibuatlah satu ekosistem ketenagakerjaan," kata Menaker Ida Fauziyah.
Baca Juga : Menaker: Transformasi BLK Tingkatkan Kualitas Pelatihan Vokasi
Dari sembilan lompatan Kemnaker, lanjut Menaker, sebanyak empat isu memiliki irisan untuk memperbaiki ekosistem ketenagakerjaan, termasuk transformasi Balai Latihan. Kerja (BLK) atau Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP).
"Kita terus membangun link and match kemudian kita tahu betul karena bonus demografi ini dan data kependudukan kita menunjukkan bahwa penduduk usia muda itu jumlahnya lebih dari 50 persen, maka terus kami upayakan bagaimana talenta muda kita kembangkan dan yang keempat kita kembangkan ekosistem digital ketenagakerjaan," ujar Menaker Ida Fauziyah.
Secara khusus terkait transformasi BLK, Menaker mengatakan balai pelatihan vokasi yang berada di bawah Kemnaker merancang ulang dan menyesuaikan pelatihan untuk mendukung kebutuhan dunia usaha.
Menaker mengatakan semua itu dilakukan untuk memastikan tingkat keberkerjaan para lulusan balai pelatihan vokasi dengan membekali kemampuan yang memang dibutuhkan oleh industri. (*)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



