
Menaker: Penerapan K3 dukung peningkatan produktivitas kerja

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli mengatakan, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak hanya bermanfaat untuk keselamatan dan kesehatan pekerja, tetapi juga mendukung peningkatan produktivitas kerja.
“Saya mengimbau kepada seluruh industri di Indonesia untuk menerapkan K3 secara konsisten,” kata Menaker Yassierli dikutip dari keterangan resmi, Senin.
Selain itu, Yassierli mengatakan, penerapan K3 yang baik dapat mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang sering kali menjadi tantangan di dunia industri. “Kami juga telah menyediakan panduan tentang Sistem Manajemen K3 (SMK3) yang dapat dijadikan acuan,” ujarnya.
Baca Juga : Kementerian UMKM-Kemnaker kolaborasi pelatihan kewirausahaan
Lebih lanjut, Menaker menjelaskan bahwa Kemnaker telah memiliki berbagai regulasi terkait K3 dan SMK3. Regulasi ini mencakup aspek pengujian, pemantauan, dan penciptaan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
“Dengan adanya regulasi dan fasilitas yang memadai, seluruh pihak dapat bekerja sama untuk menerapkan budaya K3 yang kuat di Indonesia,” kata Yassierli.
Sementara itu, Menaker Yassierli melakukan kunjungan kerja ke Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/2).
Dalam kunjungan tersebut, Menaker meninjau berbagai fasilitas pengujian yang dimiliki oleh Balai K3 Bandung.
Menurutnya, fasilitas-fasilitas ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan ergonomis bagi pekerja di berbagai sektor industri.
"Alhamdulillah, saya telah melihat langsung berbagai fasilitas pengujian yang dimiliki oleh Balai K3 Bandung. Fasilitas ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan ergonomis,” ujar Yassierli. *
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



