
Menteri Karding Jelaskan Alasan Belum Buka Penempatan ke Arab Saudi

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Arab Saudi menjadi salah satu negara yang menjadi tempat tujuan pekerja migran Indonesia (PMI).
Namun hingga kini Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) belum membuka jalur kerja sama secara resmi.
Menurut Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding, Arab Saudi meberikan gaji rendah kepada PMI. Selain itu, sistem perlindungan di Arab Saudi menjadi hal yang harus benar-benar diperhatikan.
Baca Juga: Menteri Karding Sebut Tiga Cara Penurunan PMI Non Prosedural
“Arab Saudi itu selalu minta gajinya rendah. Dari 2015 itu mintanya selalu 1500. Kira-kira Rp5 juta, yang kedua, sistem perlindungannya pas disana itu loh. Itu juga masih kurang. Jadi kita ingin tidak hanya terlindungi kesehatannya,” jelas Menteri Karding di Jakarta, Selasa (17/12/2024).
Tidak hanya soal perlindungan PMI. Ketika ada pemecatan harus ada yang bertanggung jawab jika Arab Saudi mau menjalin kerja sama.
Baca Juga: Menaker Ungkap Tiga Kebijakan Ekonomi di Bidang Ketenagakerjaan
Menteri Karding juga menjelaskan bahwa jika adanya pengiriman PMI, maka harus melalui Perusahaan yang disebut Sarikah. Tidak melalui majikan secara langsung.
“kita ga mau ke majikan. Karena kalau langsung ke majikan, riskan, kita maunya Perusahaan. Jadi kalau ada apa-apa jadi Perusahaan ini yang kita tunjuk,” jelas Menteri Karding.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



