
Menteri Karding Sebut Kementerian P2MI Butuh Dukungan Stakeholders Bangun PMI
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus bekerja membangun pelindungan secara komperhensif bagi Pekerja Migran Indonesia dan keluarganya.
Bantuan dan dukungan dari berbagai stakeholders atau pemangku kepentingan, seperti Komunitas Keluarga Besar Buruh Migran (Kabar Bumi) sangat diperlukan.
Hal itu disampaikan Menteri P2MI dalam sambutannya saat menghadiri undangan kegiatan Konsultasi Nasional Keluarga Besar Buruh Migran Indonesia dan Zero Human Trafficking Network, Rabu, 4 Desember.
“Saya mempunyai keinginan untuk membangun relasi yang kuat dengan berbagai stakeholders yang berkaitan dengan pekerja migran kita, tentu karena Kementerian ini tidak dapat bekerja sendiri, saya sudah berjanji hadir kepada Kabar Bumi. Sehingga setidaknya kami bisa mendapat banyak masukan atau permasalahan yang dihadapi oleh pekerja migran untuk dapat kita benahi bersama” jelas Menteri Karding dalam acara yang digelar di Wisma Samadi, Jakarta Timur.
Baca Juga: Kemendikdasmen: Pendidikan vokasi harus dekat dengan potensi daerah
Dengan sinergi pemerintah, masyarakat, dan dunia internasional, diyakini bahwa keadilan bagi pekerja migran dapat diwujudkan.
Menteri Karding menyampaikan harapannya agar Kabar Bumi dapat terlibat dalam pelaksanaan Rangkaian Migrant Day/HPMI (Hari Pekerja Migran Internasional) pada Bulan Desember ini.
“Saya juga berharap Kabar Bumi terlibat dalam rangkaian migrant day. Akan ada makan gratis untuk kampung kantong pekerja migran, edukasi P3MI dan LPK, dan hal-hal lainnya. Supaya penanganan komprehensif ini lebih baik, kami tunggu kolaborasi-kolaborasi nya” terangnya.
Baca Juga: KP2MI Sambut Baik Rekomendasi Soal Tata Kelola Pelindungan PMI
Ketua Pimpinan Pusat Kabar Bumi, Iweng Karsiwen mengucapkan rasa terimakasih karena acara dialog dengan tema 'Tingkatkan Pelindungan Hak-Hak Buruh Migran dan Hentikan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)' dapat dihadiri langsung oleh Menteri Karding.
"Adanya kegiatan ini adalah salah satu Langkah positif di mana dimasa sekarang (Pak Prabowo), ada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Yang merupakan harapan baru, sehingga ini sebagai salah satu yang menginisiasi langkah kegiatan kita kali ini” ucap Karsiwen.
Kegiatan Konsultasi Nasional ini dilanjutkan dengan dialog interaktif bersama Anggota Komisi IX DPR-RI Periode 2024-209, Surya Utama (Uya Kuya) dan penyerahan rekomendasi terkait penyelesaian dan masalah-masalah yang melibatkan pekerja migran Indonesia oleh Kabar Bumi.*
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



