VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

Mulai 2027, Jepang Bakal Ubah Sistem Ketenagakerjaan Asing

Afifah - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Mulai 2027, Jepang Bakal Ubah Sistem Ketenagakerjaan Asing
Mulai 2027, Jepang Bakal Ubah Sistem Ketenagakerjaan Asing

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta- Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) memperkuat sinergi dengan Prefektur Kagawa, Jepang, sebagai langkah persiapan menyambut perubahan sistem ketenagakerjaan asing Ikusei Shuro (Pelatihan Kerja) yang akan dimulai pada April 2027.

Sistem baru ini nantinya akan terintegrasi langsung dengan skema Tokutei Gino atau Pekerja Keterampilan Spesifik (SSW).

Langkah Kagawa menggandeng KemenP2MI dinilai sangat strategis mengingat prefektur tersebut membutuhkan 2.000 hingga 2.950 tenaga kerja di sektor manufaktur, konstruksi, dan perhotelan.

Baca Juga: Butuh Ribuan Pekerja Baru, Jepang Siapkan Pelatihan untuk PMI 

“Gubernur datang ke tempat yang tepat, karena di sinilah kebijakan negara diatur demi menciptakan tata kelola penempatan yang rapi dan terstruktur," beber Menteri P2MI Mukhtarudin saat menerima Gubernur Prefektur Kagawa, Mr. Ikeda Toyohito, di Jakarta, Jumat (23/1/2026).

Selain komitmen perlindungan, Pemerintah Kagawa menjamin dukungan terhadap peningkatan kemampuan bahasa Jepang bagi pekerja migran.

Pola kerja sama ini diproyeksikan menjadi pilot project bagi provinsi-provinsi lain di Jepang dalam hal penerimaan tenaga kerja asing yang lebih aman dan berkelanjutan.

Pertemuan tersebut ditutup dengan sebuah analogi menarik yang disebut sebagai "Diplomasi Sate dan Yakitori".

Baca Juga: Kamboja Gencar Razia Pusat Scam Daring, 2.117  WNI Minta Dipulangkan 

Gubernur Ikeda Toyohito melihat kesamaan budaya kuliner antara menu ayam khas Kagawa dengan sate Indonesia sebagai simbol kecocokan kedua pihak.

“Kami merasa adanya kesamaan menu ini seolah menjadi simbol 'jodoh' yang dipertemukan. Ini menandakan bahwa hubungan persahabatan antara Indonesia dan Prefektur Kagawa akan semakin erat,” pungkas Mr. Ikeda Toyohito yang telah menjabat sebagai Gubernur Prefektur Kagawa sejak 2022 tersebut. (af/hi)

Pilihan Redaksi: Menakar Urgensi Transformasi Total KemenP2MI demi Perlindungan Paripurna Baca Berita Lainnya di Google News 

Ringkasan AI

# Rangkuman Berita Jepang akan mengubah sistem ketenagakerjaan asing mulai April 2027 dengan mengintegrasikan program pelatihan kerja (Ikusei Shuro) bersama skema Pekerja Keterampilan Spesifik (SSW). Kementerian P2MI Indonesia dan Prefektur Kagawa memperkuat sinergi untuk menyiapkan penempatan sekitar 2.000-2.950 tenaga kerja di sektor manufaktur, konstruksi, dan perhotelan dengan dukungan peningkatan kemampuan bahasa Jepang. Kerja sama ini diharapkan menjadi pilot project bagi provinsi-provinsi lain di Jepang dalam menciptakan penerimaan tenaga kerja asing yang lebih aman dan berkelanjutan.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea SelatanPekerja Migran Indonesia

Kemlu Angkat Bicara Soal Dugaan TPPO yang Libatkan WNI di Korea Selatan

Afifah· 31 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.