
Pemkot Padang Gandeng Universitas Andalas Tawarkan Perawat Belajar Bahasa Jerman

VOICEIndonesia.co, Padang - Pemerintah Kota Padang mengadakan kerja sama dengan Universitas Andalas untuk memberikan pelatihan bahasa Jerman sebagai bekal Perawat bekerja di luar negeri.
Diketahui sebanyak 600 tenaga perawat dibuka untuk lulusan dalam negeri yang ingin bekerja di Jerman.
Saat ini Pemkot Padang sedang mendata dan menawarkan kepada perawat yang ingin kursus bahasa Jerman.
Baca Juga: KPU Tetapkan Hari Pemungutan Suara di Luar Negeri
"Kita lagi mengadakan siapa yang berminat, kemarin saya cek sudah ada 37 untuk kursus bahasa Jerman, insyaallah besok kita akan mengadakan rapat nanti bagaimana tata cara dan administasinya ," Ferri Erviyan Rinaldy Kadis Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang, Selasa, 9 Januari 2024.
Dilansir dari ANTARA, para perawat yang bekerja di luar negeri juga akan di fasilitasi seperti rumah, jaminan kesehatan dan jasa produksi.
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



