VOICE Indonesia
Ketenagakerjaan

RI–Yunani Percepat MoU, Peluang Kerja di Sektor Hospitality Makin Terbuka

Afifah - VOICEIndonesia.co
RI–Yunani Percepat MoU, Peluang Kerja di Sektor Hospitality Makin Terbuka
RI–Yunani Percepat MoU, Peluang Kerja di Sektor Hospitality Makin Terbuka
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, melakukan pertemuan strategis dengan Duta Besar Yunani untuk Indonesia, Dimitrios Michalopoulos, Jakarta, Senin (20/4/2026). Pertemuan ini bertujuan mempercepat proses pembahasan nota kesepahaman (MoU) penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui skema government to government (G2G). Kerja sama ini difokuskan pada sektor hospitality dan sejumlah sektor strategis lainnya guna merespons tingginya kebutuhan tenaga kerja di Yunani.

Baca Juga: Sempat Terkendala, PMI Siti Anilah Akhirnya Berhasil Pulang  Diplomasi ini merupakan kelanjutan dari kunjungan Wamen P2MI ke Yunani pada November 2025 lalu saat bertemu dengan Wakil Menteri Migrasi dan Suaka Yunani, Sevi Voulodaki. “Kami mendorong agar proses pembahasan MoU G to G ini dapat segera dimulai. Kami juga meminta dukungan Bapak Duta Besar untuk menyampaikan hal ini kepada pihak-pihak terkait di Yunani,” ujar Christina Aryani di Jakarta. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pasar kerja global bagi sumber daya manusia Indonesia. Baca Juga: Imigrasi dan BNN Bali Amankan WNA Ukraina Overstay Kementerian P2MI berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap peluang penempatan dilakukan secara aman, terstruktur, dan memberikan perlindungan maksimal bagi para pekerja. Menurut Christina, Yunani memiliki potensi pasar yang besar bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin berkarier secara profesional di luar negeri. Skema G2G dipilih sebagai jalur utama untuk menjamin legalitas dan hak-hak para pekerja migran di masa mendatang. Baca Juga: Imigrasi dan BNN Bali Amankan WNA Ukraina Overstay  “Kerja sama ini diharapkan menjadi salah satu pintu masuk yang konkret bagi tenaga kerja Indonesia untuk berkarier di luar negeri secara legal dan profesional,” tambah politisi Partai Golkar tersebut. Sebelumnya, dalam kunjungan kerja ke Yunani akhir tahun lalu, Wamen Christina juga telah melakukan diskusi dengan sejumlah agensi penempatan dan user (pengguna) tenaga kerja migran untuk memetakan kebutuhan pasar dan memastikan standar kompetensi yang diperlukan oleh pihak Yunani. (af/hi) Pilihan Redaksi: Rezim Baru Imigrasi: Sapu Bersih Benalu Perbatasan!

Baca Berita Lainnya di Google News 

Pilihan Redaksi

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi SorotanNasional

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan

Afifah· 16 July 2026
#Christina Aryani#G2G#PMI#Yunani
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.