
Temui Menteri P2MI, pengurus APJATI paparkan 6 fokus kerja

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Pengurus Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) memaparkan enam fokus kerja mereka dalam pertemuan dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding di Kementerian P2MI (KP2MI) Jakarta, Kamis (6/12).
"Hari ini silaturahmi dan perkenalan antara kami pengurus APJATI yang baru dengan pak menteri, kami juga berdiskusi terkait potensi penempatan dan peningkatan pelindungan PMI kedepan," kata Ketua Umum APJATI Said Saleh Alwaini, sebagaimana keterangan pers KP2MI yang diperoleh ANTARA pada Jumat (6/12).
Selain silaturahmi, Said mengatakan mereka juga memaparkan enam fokus program kerja pengurus ke depan, mulai dari memperluas pasar perusahaan jasa penempatan pekerja migran Indonesia, pelindungan PMI hingga memperkuat kerja sama luar negeri.
Baca Juga : BP3MI Kepri ungkap Kronologi Penyebab PMI Koma di Singapura
"Kami tadi menyampaikan juga bahwa dewan pengurus memiliki enam program yang akan dijadikan fokus kerja ke depan di antaranya membuka peluang pasar baru bagi P3MI," kata Said.
Selanjutnya, kata dia, adalah fokus mereka dalam perlindungan calon PMI dan PMI, baik sebelum bekerja, saat bekerja hingga saat sudah purna PMI.
Pendampingan dan advokasi P3MI, dorongan terhadap BLK LN berstandar internasional, dan aktif dalam kegiatan organisasi pekerja dunia seperti ILO juga menjadi bagian dari fokus mereka.
Lebih lanjut, Said mengatakan bahwa APJATI, yang saat ini memiliki perwakilan di 19 negara penempatan, juga berkomitmen untuk menjalin kerja sama dengan semua stakeholder baik pemerintah, lembaga pelatihan kerja dan sertifikasi pekerja.
"Kami siap memberikan masukan untuk pemerintah dalam hal pembentukan regulasi terkait penempatan dan pelindungan PMI dan siap membangun kerja sama dengan seluruh stakeholder seperti lembaga pelatihan kerja dan lembaga sertifikasi profesi," katanya. *
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



