
Terindikasi TPPO di Kamboja, Keluarga Soleh Darmawan Buat Laporan ke Polda

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kemeterian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) siap membantu mendampingi proses hukum keluarga Soleh Darmawan (24), pekerja migran Indonesia (PMI) non prosedural yang meninggal di Kamboja pada 3 Maret 2025.
Menteri P2MI Abdul Kadir Karding menegaskan, bantuan tersebut merupakan janjinya kepada keluarga Shaleh Darmawan.
“Karena ada indikasi dugaan TPPO (tindak pidana perdagangan orang),” katanya saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/4/2025).
Baca Juga: KP2MI Kembali Fasilitasi Kepulangan 124 Pekerja Migran dari Arab Saudi
Menteri Karding bahkan memerintahkan jajarannya menemani ibunda Soleh Darmawan, Diana, dan kuasa hukumnya membuat laporan resmi ke Polda Metro Jaya terkait adanya indikasi dugaan TPPO.
“Jam 10.00 pagi tadi, Alhamdullilah keluarga Alm Soleh Darmawan diwakili Ibunya, Diana, ditemani kuasa hukum dan didampingi Tim Reaksi Cepat Kementerian P2MI melapor secara resmi ke Polda Metro Jaya tentang dugaan TPPO dengan terlapor inisial A dan S,” ungkapnya.
Baca Juga: TNI AL Evakuasi Dua Jenazah ABK TB. Marina Korban Laka Laut
Berdasarkan pernyataan ibunda, Soleh Darmawan berangkat ke Thailand pada 18 Februari 2025. Soleh diajak dua rekannya, A dan S bekerja di Kamboja.
Kemudian pada 3 Maret 2025, Saleh Darmawan dilaporkan meninggal berdasarkan surat kematian dari KBRI Phnom Penh, sehingga diduga Soleh Darmawan meninggal di Kamboja bukan Thailand.
Pada 15 Maret 2025, janazah Soleh Darmawan tiba di rumah duka dan langsung dilakukan pemeriksaan jenazah.
“Kami akan mengawal ini semoga bisa ditindaklanjuti serius, agar proses hukum menjadi pembelajaran dan pesan bagi semua pemain dan mafia TPPO,” kata Karding.*
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



