
TNI AL Tangkap Kapal Pengangkut 12 Calon Pekerja Migran Non Prosedural

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - TNI AL gagalkan penyelundupan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) non procedural yang akan berangkat ke Malaysia, Kamis (27/2/2025).
CPMI Non Prosedural tersebut ditemukan saat KRI Lepu-861 dibawah komandah kapal laut (P) Anshari Ahmad Junaidi sedang tergabung dalam Patroli Terkoordinasi Malaysia Indonesia (Patkor Malindo 167/25) di perbatasan Perairan Indonesia-Malaysia
Penangkapan berawal dari informasi pengawas anjungan KRI Lepu-861 melaporkan kepada Perwira Divisi Navigasi tentang adanya satu kontak visual kapal motor.
Baca Juga: Menaker: Transformasi Pengujian K3 Kunci Keselamatan Kerja yang Lebih Baik
Melihat pergerakan tersebut, KRI Lepu-861 segera melaksanakan pengecekan menggunakan radar sehingga posisi kapal didapat pada jarak 3 NM di dekat perbatasan Perairan Indonesia dan Malaysia.
Tak lama berselang setelah dilaksanakan pengejaran dan penghentian sesuai dengan prosedur, prajurit KRI Lepu-861 langsung memeriksa dan menggeledah isi kapal motor tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan di tengah laut, didapati 12 orang yang diduga merupakan CPMI non prosedural dan 3 ABK kapal yang rencananya akan menuju Malaysia dengan membawa cadangan bahan bakar, bahan sembako dan satu bandel judi bingo," dikutip dari laman TNI, Jumat, (28/2/2025).
Setelah diperiksa dan berkoordinasi dengan Danlanal Tanjung Balai Asahan (TBA) Letkol Laut (P) Wido Dwi Nugraha, seluruh PMI non prosedural beserta ABK digiring menuju Mako Lanal TBA untuk didalami motif dan tujuannya.
Baca Juga: Kapolri instruksikan jajaran jaga kamtibmas selama Ramadhan
Selanjutnya 12 CPMI non prosedural diserahkan kepada kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan.
Sedangkan 3 ABK kapal dan barang bukti berada di Mako Lanal TBA untuk pemeriksaan lebih lanjut.
TNI AL telah mengantisipasi maraknya tindak pidana di laut dengan menurunkan deteksi dini melalui unsur KRI yang terus berpatroli dan Fleet One Quick Response (F1QR) Koarmada I yang selalu siap siaga menjaga jalur laut.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali telah menegaskan komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Seluruh jajaran TNI AL telah diperintahkan untuk meningkatkan patroli maritim serta memperketat pengawasan di jalur-jalur penyelundupan, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan dimanfaatkan oleh sindikat internasional.
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



