
Trauma ! Seorang TKW Kembali Minta Pertolongan agar Keberangkatannya di Gagalkan

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Sebut saja Bunga (28) (bukan nama Aslinya) Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) kembali minta pertolongan agar keberangkatannya ke negara Arab Saudi bisa di batalkan.
Bunga sebelumnya adalah salah satu dari 46 CPMI yang berhasil diamankan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Provinsi Jawa Barat pada Hari Minggu 24 Juli 2022,namun ia dibujuk oleh Oknum calo agar masih mau untuk di berangkatkan ke Arab Saudi.
ia menceritakan bahwa semua ini adalah karena keterpaksaan,lantaran ia sudah menerima sejumlah uang dari Sponsor/calo ,ia tidak bisa menyanggupi untuk mengganti sejumlah uang yang sudah di terima,sehingga ia dengan terpaksa untuk mengikuti arahan Sponsor/calo tersebut.
"ya saya terpaksa,karna saya tidak ada uang untuk mengembalikan ke sponsor ,uang yangsaya terima 3 juta rupiah,"kata Bunga saat di hubungi Jurnalis VOICEIndonesia.co Jumat (12/8/2022)
Diduga CPMI tersebut akan di berangkatkan oleh oknum Calo yang sama dengan yang sebelumnya di karawang Jawa barat.
Bunga menceritakan bahwa ia di tampung di salah satu rumah di wilayah depok Jawabarat.
"yang sekarang mah ada tiga orang doang dan yang lain di taro di rumah pak Abdullah ,tadi saya cuma cari-cari tahu aja katanya banyak di sana dan banyak orang-orang NTB," kata Bunga
ia menjelasakan dengan nada ketakutan ,takut informasi ini menjadi bumerang buat dia dan ia takut kejadian ini malah ia masuk penjara.(red)
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



