
Wamen P2MI Serap Aspirasi P3MI, Bahas Peluang Pasar Baru ABK Sektor Perikanan

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Christina Aryani menyerap aspirasi dan mengevaluasi pelayanan penempatan awak kapal niaga migran dan awak kapal perikanan migran dari Perusahaan penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) Sektor Perikanan, Kamis (20/3/2025).
Dalam kesempatan itu, ia mendengar berbagai masalah seputar penempatan ABK dan mendapat banyak masukan dari P3MI sektor perikanan.
“Kami juga ingin dapatkan insight soal pasar-pasar baru penempatan ABK, karena P3MI sektor perikanan ini juga mitra kerja Kementerian P2MI,” katanya.
Baca Juga: Layanan TKA di Kemnaker Amburadul, Pengusaha Mengaku Boncos Ratusan Juta
Menurutnya, banyak pasar baru untuk penempatan ABK di luar negeri selain China, Taiwan dan Korea Selatan.
Dia menyebutkan, peluang kerja anak buah kapal (ABK) perikanan juga terbuka di Eropa seperti Spanyol dan Portugal.
Spanyol, lanjut Christina, memerlukan sekitar 1.000 ABK dengan gaji mulai 1.184 hingga 2.000 euro atau sekitar Rp20 juta-Rp33 juta.
Selain itu, peluang kerja yang ada di Spanyol, tidak hanya ABK, tapi juga tenaga terampil seperti engineer dan nakhoda.
“Ini peluang yang saya ingin ambil dan saya ingin teman-teman P3MI berpartisipasi di dalamnya,” kata Wamen Christina.
Kementerian P2MI, lanjut politisi Partai Golkar itu, akan mengkoordinasikan saran dan masukan dari P3MI terkait penempatan pekerja migran perikanan dengan kementerian terkait.
“Seperti dengan Kementerian Perhubungan, kami akan coba telusuri lagi dan semoga ada jalan keluar untuk penempatan lebih banyak ABK perikanan di luar negeri,” pungkas Christina Aryani.*
Pilihan Redaksi
Pekerja Migran IndonesiaPHK Meningkat, Pemerintah Diminta Perluas Penempatan PMI
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Dugaan TPPO dan Lalainya Negara Terhadap Ruhyani
Lipsus

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



