
Wamenaker: Kerja Sama Pemda Morowali Utara dan PT GNI Hasilkan Informasi Pasar Kerja yang Maksimal

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Sebagai upaya mendukung program 9 Lompatan Kementerian Ketenagakerjaan dalam membangun integrasi pelatihan, sertifikasi, dan penempatan tenaga kerja, Kemnaker berkomitmen membantu perusahaan atau investor menyediakan kebutuhan tenaga kerja yang kompeten.
Salah satu langkah yang dilakukan Kemnaker dengan meningkatkan pelayanan informasi pasar kerja melalui pengembangan teknologi pada fasilitas sarana dan prasarana bidang pelayanan penempatan tenaga kerja.
"Untuk mencapai hasil maksimal dirasa perlu membangun jejaring kerja sama antar stakeholder," kata Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, didampingi Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, ketika menyaksikan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Daerah Morowali Utara dengan PT Gunbuster Nickel Industry, di Jakarta, Jumat (29/7/2022).
Wamenaker mengatakan, melalui kerja sama antara Pemda Morowali Utara dengan PT GNI penyebarluasan informasi pasar kerja dapat terlaksana dengan maksimal, efisien, cepat, hemat dan tepat.
"Dengan demikian para pemberi kerja dapat memperoleh calon pekerja secara cepat dan tepat sesuai syarat jabatan yang telah ditentukan oleh perusahaan sebagai pengguna," ucapnya.
Wamenaker menyebut, memasuki era revolusi industri 4.0, Kemnaker telah memanfaatkan teknologi dalam mengelola informasi pasar kerja dengan mengimplementasikan sistem antar kerja dalam bentuk digitalisasi.
Selain itu, Kemnaker telah menjalin kerja sama di kawasan industri dengan membangun anjungan SIAPKerja, yang bertujuan mendekatkan layanan informasi pasar kerja di kawasan industri.
"Saya sangat mengapresiasi kerja sama ini yang memiliki peran sangat penting dalam mendukung industri sumber daya alam strategis di Indonesia," ungkapnya.
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi Mars, menyampaikan apresiasinya kepada Kemnaker yang telah membawa perubahan bagi daerah Morowali Utara.
"Ini jadi momentum seluruh industri di Provinsi Sulawesi Tengah maupun Indonesia, bagaimana pengusaha dapat memihak kepada pekerja lokal dimana investasi itu berada," kata Delis.**
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



