
Wamenaker Sebut Perlunya Hubungan Industrial Berlandas Pancasila

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengatakan hubungan yang harmonis dan kondusif antara pekerja dan pengusaha perlu menanamkan hubungan industrial yang berlandaskan Pancasila.
"Hubungan industrial Pancasila sangat efektif meredam gejolak hubungan industrial di Indonesia yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi," ucap Wamenaker Afriansyah Noor dalam kunjungan memenuhi kelompok pekerja di Gresik, Jawa Timur, Senin, (05/02/2024).
Menurut keterangan yang diterima di Jakarta, Senin, Wamenaker Afriansyah menyebut hubungan industrial yang berlandaskan Pancasila mengedepankan prinsip-prinsip adaptif dan kolaboratif melalui musyawarah untuk mufakat, kekeluargaan dan gotong royong.
Dalam bingkai hubungan industrial, kedua pemangku kepentingan ketenagakerjaan sangat terbuka dalam mendengarkan semua keluhan, saran dan kritik yang membangun. Hal itu bertujuan agar dunia ketenagakerjaan dapat menjadi lebih baik.
Baca Juga: Pekerja Migran di Abu Dhabi Curhat ke Wapres Minta Pulang ke Indonesia
Selain itu, Afriansyah menyebut adanya komitmen dari kedua belah pihak dalam menyelesaikan setiap permasalahan hubungan industrial yang mengedepankan dialog demi menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara bermartabat dan tidak kalah bersaing dengan negara-negara lain, termasuk dalam penyelesaian isu ketenagakerjaan.
Wamenaker mengharapkan kepada serikat pekerja dan buruh agar dapat menjadi mitra kerja strategis pemerintah dalam upaya mewujudkan hubungan industrial yang berkeadilan.
"Tetap jaga soliditas karena soliditas adalah kunci utama meraih kemajuan," ujar Afriansyah.
Data Kementerian Ketenagakerjaan periode Januari-Agustus 2023 memperlihatkan total terdapat 5.698 kasus perselisihan hubungan industrial yang dilaporkan. Dengan 5.515 kasus sudah diselesaikan dengan beberapa cara penyelesaian termasuk bipartit dan mediasi.*
Pilihan Redaksi
NasionalAnggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

Bahlil: Blok Masela Serap 12 Ribu Tenaga Kerja, Prioritaskan Putra Daerah Maluku
Ketenagakerjaan

Dua Pelaut India Tewas di Selat Hormuz, New Delhi Larang Kapalnya Lewati Selat
Internasional

Produsen Kosmetik Ilegal di Kota Malang dan Kediri Digerebek
Daerah

Jersey Pramusim 2026 persembahan untuk legenda Persebaya Eri Irianto
Olahraga

Anggaran Penanganan Korban di Komnas Perempuan Jadi Sorotan
Nasional
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



